Sinergi Sekolah dan Rumah: Kunci Memaksimalkan Potensi Anak Berkarakter dan Berprestasi

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — SMP Muhammadiyah 14 Surabaya menggelar kegiatan Sosialisasi Program dan Parenting bertajuk “Sinergi Pendidikan di Sekolah dan di Rumah Kunci Sukses untuk Karakter dan Prestasi Murid” pada Sabtu, 8 Agustus 2026. Acara yang berlangsung di Aula Lantai 5 ini menghadirkan pakar pendidikan, Najib Sulhan, sebagai narasumber utama.

​Kegiatan dibuka dengan sambutan dari Kepala SMP Muhammadiyah 14 Surabaya, Ustadz Hanif Azhar. Dalam penyampaiannya, ia menekankan pentingnya keselarasan antara pembiasaan di sekolah dan pendampingan di rumah.

​“Sekolah telah merancang jadwal dan budaya positif harian. Tentu di rumah, anak juga perlu memiliki kegiatan terarah yang mendukung program sekolah agar kebiasaan baik tersebut dapat konsisten terjaga,” tutur Hanif.

Setiap Anak Adalah Bintang

​Mengawali sesi materi, Najib Sulhan memberikan motivasi mendalam kepada para orang tua yang hadir. Ia mengingatkan bahwa setiap anak dibekali keunikan dan keistimewaan masing-masing.

​“Setiap anak adalah bintang. Mereka bersinar dengan caranya sendiri, di langit yang berbeda, dan pada waktu yang berbeda,” ujar Najib.

​Ia mengimbau agar orang tua tidak membandingkan atau memaksakan anak menjadi seperti orang lain. Peran sekolah dan rumah adalah berkolaborasi mengenali potensi anak, lalu mengasahnya hingga menjadi sebuah prestasi. Najib juga menambahkan bahwa proses menuju kesuksesan memang memerlukan ketahanan dalam menghadapi tantangan, sebab keberhasilan lahir dari keberanian melewati kesulitan.

Anak sebagai Produk Sukses sejak Lahir

​Lebih lanjut, Najib menjelaskan bahwa manusia diciptakan Allah Swt. dalam bentuk terbaik (Ahsani taqwim) dengan potensi yang utuh—baik dari segi fisik, akal pikiran, maupun hati.

​Sejak lahir, anak juga dibekali indra pendengaran, penglihatan, dan perasaan sebagai pintu masuknya ilmu pengetahuan. Oleh karena itu, tugas utama orang tua dan pendidik adalah mengawal potensi fitrah tersebut agar tidak terpengaruh oleh lingkungan yang negatif.

5 Langkah Mengawal Potensi Menjadi Prestasi

​Untuk memastikan potensi anak berkembang secara optimal, Najib Sulhan membagikan lima pilar utama yang wajib diterapkan bersama oleh sekolah dan orang tua:

  1. Mengenali tahap perkembangan anak sesuai dengan usianya.
  2. Mengenali potensi kecerdasan anak secara spesifik.
  3. Senantiasa berpikir positif terhadap proses dan kemampuan anak.
  4. Memberikan keteladanan nyata dalam kehidupan sehari-hari.
  5. Mendoakan kesuksesan anak secara konsisten.

​Melalui sinergi yang kokoh antara lingkungan sekolah dan pola asuh di rumah, diharapkan para siswa SMP Muhammadiyah 14 Surabaya tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga tumbuh menjadi generasi yang berkarakter kuat dan berakhlak mulia. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article