
Boyolali, wartapoint – Upaya memperkuat roda perekonomian di tingkat tapak terus dilakukan di Kabupaten Boyolali. Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) resmi menerima tambahan amunisi berupa 50 unit mobil pick up Mahindra 4×4 pada Selasa (4/5/2026). Armada operasional tangguh ini disalurkan untuk memperlancar mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat desa.
Penyaluran ini merupakan pendistribusian tahap kedua. Sebelumnya, sebanyak 71 unit kendaraan operasional telah lebih dulu diterimakan dan beroperasi di berbagai wilayah Boyolali.
Pasiter Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Nasoha, menjelaskan bahwa penyaluran armada Mahindra 4×4 ini merupakan bagian dari komitmen pengembangan KDKMP yang dilakukan secara bertahap.
“Alhamdulillah pada tahap kedua ini kita mendistribusikan kendaraan pikap jenis Mahindra ke beberapa titik operasional. Saat ini baru sekitar 50 unit yang kita distribusikan dan ke depan akan terus bertambah,” ujar Kapten Inf Nasoha.
Penunjang Pengangkatan Hasil Tani hingga Pelosok
Pemilihan kendaraan tipe Mahindra 4×4 bukan tanpa alasan. Karakter medan pedesaan di Boyolali yang bervariasi membutuhkan armada penjelajah tangguh yang sanggup melintasi jalur-jalur sulit hingga wilayah pelosok.
Kehadiran unit ini diproyeksikan menjadi solusi logistik utama, baik untuk mengangkut komoditas hasil pertanian warga maupun mendistribusikan berbagai produk kebutuhan pokok yang dikelola oleh Koperasi Merah Putih.
“Harapannya nanti di desa bisa masuk sampai ke pelosok-pelosok, untuk mengambil hasil-hasil pertanian yang akan dijual ataupun distribusi produk-produk yang dijual di Koperasi Merah Putih,” terang Nasoha.
Himbauan Perawatan dan Optimasi Armada
Mengingat peran strategis yang diemban, Kapten Inf Nasoha mengimbau seluruh pengurus KDKMP untuk memanfaatkan kendaraan operasional ini secara optimal dan penuh tanggung jawab. Ia juga menekankan pentingnya perawatan berkala agar armada dapat menunjang operasional koperasi dalam jangka panjang.
Melalui penguatan armada ini, KDKMP diharapkan tidak hanya menjadi pusat kegiatan transaksi ekonomi semata, melainkan mampu membuka akses pasar yang lebih luas bagi para petani dan pelaku usaha lokal. Dengan kemudahan distribusi dari desa, keberadaan Koperasi Merah Putih diyakini dapat membawa dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat Boyolali. (Agus)





