
Boyolali, wartapoint – Suasana duka menyelimuti Dukuh Ngrancah, Desa Pusporenggo, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali pada Selasa (18/8/2026). Kodim 0724/Boyolali menggelar upacara pemakaman militer untuk melepas salah satu prajurit terbaiknya, almarhum Mayor Inf Purn Sukarjiman, yang meninggal dunia karena sakit.
Prosesi pemakaman militer dipimpin langsung oleh Kepala Staf Kodim (Kasdim) 0724/Boyolali, Mayor Inf Sri Suraya. Upacara berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan terakhir serta penghargaan atas jasa, pengabdian, dan loyalitas almarhum selama bertugas di TNI AD.
Amanat dan Penghormatan Kasdim 0724/Boyolali
Dalam amanatnya, Mayor Inf Sri Suraya menegaskan bahwa pemakaman militer merupakan tradisi resmi TNI untuk menghormati prajurit yang telah mendarmabaktikan hidupnya bagi bangsa dan negara.
- Penghormatan atas Pengabdian: Mengajak seluruh pelayat untuk mengenang jasa almarhum sebagai teladan dalam mengemban tugas negara.
- Permohonan Maaf dan Doa: Memohonkan maaf atas segala kekhilafan almarhum semasa hidup serta mendoakan agar almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Kuasa.
- Penguatan untuk Keluarga: Bertindak atas nama Negara dan TNI, Kasdim menyampaikan belasungkawa mendalam serta berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan.
Rekam Jejak Dedikasi Almarhum
Kepergian Mayor Inf Purn Sukarjiman menjadi duka mendalam bagi keluarga besar TNI. Almarhum dikenal sebagai sosok yang memegang teguh prinsip perjuangan, setia kepada NKRI, serta berdedikasi tinggi.
Sebelum memasuki masa purna tugas, almarhum tercatat pernah mengemban amanah sebagai Kasdim 0723/Klaten. Selama masa dinasnya di Kodim 0723/Klaten, almarhum senantiasa memberikan kontribusi terbaik dan menjadi panutan bagi rekan-rekannya.
Prosesi diakhiri dengan penghormatan terakhir dari seluruh pasukan upacara dalam keheningan mendalam—sebuah simbol pelepasan atas pengabdian panjang seorang prajurit demi penjagaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. (Agus)
#beritanasional #indonesia #boyolali





