
Surabaya, wartapoint – Mengawali tahun ajaran baru, SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya menyelenggarakan kegiatan Penguatan Ideologi Muhammadiyah bagi seluruh pendidik dan tenaga kependidikan pada Sabtu (22/8/2026). Pembinaan edisi perdana ini digelar guna meneguhkan komitmen keilmuan, profesionalisme, serta ruh perjuangan di lingkungan Amal Usaha Muhammadiyah (AUM).
Wakil Kepala SMP Muhammadiyah 15 Boarding School Surabaya, Ustadzah Wasilatul Azizah, menegaskan pentingnya menjadikan pekerjaan di AUM sebagai sarana dakwah dan khidmat yang dilandasi nilai-nilai perjuangan.
”Pembinaan edisi pertama di tahun ajaran baru ini menjadi momentum penting untuk mengulas kembali esensi bekerja di Amal Usaha Muhammadiyah. Bekerja di sini harus dilandasi nilai perjuangan, amanah, serta profesionalisme yang menyatu dengan dakwah persyarikatan dalam kehidupan sehari-hari,” ujar Ustadzah Wasilatul Azizah.
Mencetak Guru Ideologis dan Berkemajuan
Hadir sebagai pemateri utama, Wakil Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, Ustadz M. Jemadi. Mengusung tema “Cetak Biru Guru Muhammadiyah Berkemajuan”, ia mengajak para pendidik untuk bertransformasi menjadi Guru Ideologis—yakni guru yang digerakkan oleh semangat Amar Ma’ruf Nahi Munkar serta berfokus pada kemajuan dan keberkahan peserta didik.
Dalam paparannya, Ustadz M. Jemadi menekankan empat pilar etos kerja Islami berbasis Pedoman Hidup Islami Warga Muhammadiyah (PHIWM):
- Ikhlas: Menjadikan profesi pendidik sebagai ladang ibadah dan bentuk pengabdian tulus.
- Sabar: Menghadapi dinamika pembelajaran dan pembentukan karakter siswa dengan ketenangan serta keteguhan.
- Profesionalitas: Mengembangkan nalar kritis ijtihad melalui pembaruan metode mengajar yang kreatif dan relevan.
- Loyalitas: Menjaga komitmen terhadap persyarikatan serta membangun budaya kerja yang harmonis.
Ia juga mengingatkan pentingnya sikap wasathiyah (terbuka/moderatif) dan rahmatan lil ‘alamiin untuk menciptakan lingkungan sekolah yang aman, inklusif, dan menyenangkan.
“Menjadi pendidik di SMP Muhammadiyah 15 bukan sekadar ruang mencari nafkah. Ini adalah ruang khidmat, ladang dakwah, dan jalan menuju kebahagiaan sejati. Ubah paradigma Anda: pertanyaannya bukan ‘Apa yang saya dapat dari sekolah ini?’, melainkan ‘Apa yang bisa saya berikan untuk umat melalui sekolah ini?'” tegas Jemadi.
Kegiatan pembinaan diakhiri dengan komitmen bersama seluruh jajaran guru dan staf untuk memperbarui niat, menjalankan tugas secara ihsan, serta memperkuat sinergi demi membawa pendidikan Muhammadiyah semakin unggul dan berkemajuan. (Didik/yupan)
#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah





