
Surabaya, wartapoint – Menjadi seorang kader tidak cukup hanya dengan aktif mengikuti kegiatan organisasi, tetapi juga harus memiliki fondasi karakter yang kuat, tangguh menghadapi perkembangan zaman, serta memberi manfaat bagi sesama. Semangat inilah yang diusung oleh Ikatan Pelajar Muhammadiyah Junior (IPMJ) MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya melalui program bulanan Development of Character.
Kegiatan pembinaan rutin tersebut digelar di ruang kelas 2C pada Jumat (18/9/2026) pukul 13.00–14.00 WIB. Mengangkat tema “Menjadi Insan yang Bermanfaat, Kuat Tak Tergerus Zaman”, sesi kali ini menghadirkan Ustadzah Titik Arum Jati, S.Pd. sebagai pemateri.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Dalam pemaparannya, Ustadzah Titik tidak hanya menekankan pentingnya menjadi pribadi yang bermanfaat, tetapi juga mendorong para kader muda untuk mengasah sikap amanah, disiplin, dan kemampuan beradaptasi di tengah tantangan zaman yang kian kompleks.
Pembinaan ini dirancang sebagai wadah pembiasaan nilai-nilai positif yang menjadi bekal kepemimpinan para siswa di masa mendatang. Langkah ini mendapat apresiasi penuh dari pihak sekolah.
Ustadzah Rohim Hasanah, S.Pd. dari bidang Kesiswaan MIM 25 menegaskan bahwa pembentukan karakter merupakan proses berkelanjutan yang membutuhkan konsistensi. Hal senada disampaikan Pembina IPMJ MIM 25, Ustadzah Istianah, S.Th.I., yang berkomitmen untuk terus memperbarui kualitas kegiatan pembinaan.
”Melihat tantangan yang dihadapi para kader, kami selaku pembina terus meng-upgrade kegiatan IPMJ MIM 25, khususnya pengembangan karakter agar mereka makin tangguh dan amanah. Tanpa motivasi dan pembinaan yang rutin, mereka tidak akan terlatih menjadi calon pemimpin di masa yang akan datang,” ungkap Istianah.
Sambut Antusias Pembekalan Karakter
Para peserta mengikuti jalannya pembinaan dengan penuh antusias. Ahmad Alfachri, salah satu anggota IPMJ MIM 25, mengaku mendapat banyak manfaat dari program ini.
“Sangat senang ikut pembinaan rutin, karena bisa menambah ilmu, pengalaman, dan bisa menguatkan karakter, khususnya bagi anggota IPMJ,” kata Fachri.
Melalui program Development of Character yang dilaksanakan secara konsisten setiap bulan, IPMJ MIM 25 Surabaya membuktikan bahwa kaderisasi tidak sekadar berfokus pada aktivitas organisasi formal. Lebih dari itu, sekolah berkomitmen menanamkan nilai tanggung jawab dan keberanian agar lahir generasi muda Muhammadiyah yang tangguh, amanah, dan berdampak positif bagi masyarakat. (Siti Islaha)





