Siapkan Kader Kepemimpinan Sejak Dini, MIM 25 Surabaya Gelar Sosialisasi IPMJ Bersama Wali Murid

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Menjadi seorang kader bukan sekadar aktif dalam berkegiatan, melainkan tentang keberanian mengambil peran, belajar bertanggung jawab, dan melatih kepemimpinan. Nilai-nilai inilah yang ditanamkan oleh MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya melalui agenda Sosialisasi Kader Ikatan Pelajar Muhammadiyah Junior (IPMJ) bersama wali murid kelas 5 pada Sabtu (19/9/2026).

​Kegiatan ini menjadi ruang strategis untuk memaparkan program kerja IPMJ sekaligus menyelaraskan langkah antara pihak madrasah, pembina, kader siswa, dan orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak.

Menanamkan Empat Nilai Karakter Utama

​Kepala MIM 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I, menegaskan bahwa IPMJ merupakan wadah krusial untuk membentuk karakter kepemimpinan siswa sejak dini. Menurutnya, terdapat empat nilai utama yang terus dipupuk melalui wadah ini, yakni kepemimpinan, kemandirian, kerja sama, dan kepedulian.

​Dukungan senada disampaikan oleh Wakil Kepala Madrasah, Aksar Wiyono, M.Pd.I. Ia menilai proses kaderisasi di tingkat dasar sangat penting agar siswa terbiasa berani mengambil keputusan dan peduli pada lingkungan sekitar.

​“Anak-anak perlu diberi ruang untuk belajar memimpin dan bertanggung jawab melalui pengalaman nyata. Harapannya, kader IPMJ tidak hanya aktif dalam kegiatan, tetapi juga mampu membawa nilai-nilai kebaikan dalam kehidupan sehari-hari,” jelas Aksar.

Sinergi Madrasah dan Orang Tua

​Proses kaderisasi bagi siswa sekolah dasar tentu memerlukan pendampingan yang intensif. Pembina IPMJ, Ustadzah Istianah, S.Th.I, menekankan pentingnya sinergi antara lingkungan sekolah dan keluarga.

​“Kami memohon dukungan dan kerja sama dari orang tua untuk terus membersamai anak-anak. Karena masih dalam tahap belajar, pendampingan dari madrasah dan keluarga menjadi kunci utama,” ujar Ustadzah Istianah.

​Inisiatif madrasah ini menyulut respons positif dari para wali murid. Ayah dari Adeva, salah satu calon kader IPMJ, mengungkapkan rasa bangga dan komitmennya untuk mendukung penuh langkah putrinya.

​“Saya senang dan bangga anak saya mendapat kesempatan bergabung menjadi anggota IPMJ. Kami siap mendukung sepenuhnya seluruh program dan kegiatan yang ada,” ungkapnya.

Mendorong Keteladanan di Lingkungan Sekolah

​Dari sudut pandang kesiswaan, Ustadzah Rohim Hasanah, S.Pd, berharap keberadaan kader IPMJ kelas 5 ini dapat membawa dampak positif bagi iklim belajar di madrasah.

​“Semoga anak-anak bisa menjadi teladan bagi adik kelas maupun teman-temannya, serta memberikan kontribusi positif bagi kemajuan MIM 25,” tuturnya.

​Sosialisasi yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan ini menjadi modal awal yang kuat untuk membangun komunikasi yang makin solid ke depan.

​Melalui IPMJ, MIM 25 Surabaya membuktikan bahwa organisasi siswa bukan sekadar tempat berkegiatan, melainkan kawah candradimuka untuk belajar memimpin, mandiri, peduli, dan tumbuh bersama dalam kebaikan sejak usia dini. (Siti Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article