Ustadz Salim A. Fillah Apresiasi Kajian Sang Pencerah di PCM Kenjeran: Edukasi Pernikahan untuk Semua Usia

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran menyelenggarakan Kajian Ahad Pagi Sang Pencerah dengan menghadirkan penceramah ternama, Ustadz Salim A. Fillah, pada Ahad (27/9/2026) bertempat di SMP Muhammadiyah 15, jalan Platuk nomor 104, Surabaya.

​Kajian yang mengusung tema “Nada, Cinta, dan Luka: Menghadirkan Allah di Setiap Detak” ini berlangsung semarak dan mendapat sambutan hangat dari para jamaah serta jajaran pengurus Muhammadiyah setempat.

​Dalam wawancaranya kepada media wartapoint.id, Ustadz Salim A. Fillah menyampaikan rasa syukur dan gembiranya atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Beliau mengapresiasi kolaborasi dan semangat kebersamaan yang terjalin antara warga Muhammadiyah dan majelis terkait.

​“Alhamdulillah, semen sangat hari ini bisa bergabung dengan teman-teman di Muhammadiyah. Ini kegiatan yang sangat positif, kita bisa membagikan edukasi tentang pernikahan,” ujarnya.

​Ustadz Salim menuturkan bahwa sesi diskusi dan tanya jawab berlangsung interaktif dengan beragam pertanyaan dari jamaah mengenai dinamika kehidupan berrumahtangga. Salah satu topik menarik yang dibahas adalah mengenai niat pernikahan pada usia lanjut (tiang sepuh). Menurutnya, dukungan dari anak dan keluarga sangat penting karena pernikahan merupakan ibadah dan kebaikan bagi semua tingkatan usia.

“Tadi banyak sekali yang menanyakan beberapa hal, termasuk bagaimana untuk tiang sepuh yang akan menikah lagi. Penting bagi anak-anak untuk mendukung, karena pernikahan ini adalah kebaikan, bukan cuma untuk yang muda tetapi juga untuk yang sepuh,” jelasnya.

​Selain itu, pembahasan juga menyentuh persoalan orang tua yang menghadapi anak atau putri mereka yang belum berkenan untuk dijodohkan. Terhadap hal tersebut, beliau mengajak para orang tua untuk tetap bersabar dan terus mengikhtiarkan yang terbaik secara bersama-sama.

​Di akhir wawancaranya, Ustadz Salim A. Fillah berharap agar forum kajian dan ikhtiar semacam ini terus berkelanjutan dalam membantu masyarakat membangun keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah.

“Mudah-mudahan semakin bisa memfasilitasi berbagai perjodohan yang insya Allah menjadi keluarga yang sakinah, mawaddah, wa rahmah,” pungkasnya. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article