
Surabaya, wartapoint – Pengajian Ahad Pagi Pencerah yang berlangsung pada Ahad, 27 September 2026, menjadi momentum tak terlupakan bagi kader ‘Aisyiyah antar-generasi. Bertempat di SMP Muhammadiyah 15 Surabaya, kegiatan yang dituanrumahi oleh Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kenjeran ini sukses menyedot perhatian hingga dihadiri oleh 1.500 peserta dari berbagai pelosok Kota Surabaya.
Kemeriahan acara semakin terasa dengan hadirnya penceramah ternama Ustaz Salim A. Fillah. Tak hanya itu, suasana kian menyemarakkan momentum ini saat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., meresmikan secara langsung Gedung Baru SMP Muhammadiyah 15 beserta fasilitas Sport Center.
Persiapan Matang dan Sinergi Seluruh Elemen
Keberhasilan perhelatan besar ini tidak lepas dari kerja keras dan persiapan matang yang dilakukan sejak bulan Agustus. Ketua Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Kenjeran, Laily Rosyidah, mengungkapkan bahwa seluruh Organisasi Otonom (Ortom), pimpinan tingkat cabang hingga ranting, turut digerakkan.
”Seluruh jajaran pimpinan kami libatkan aktif, terutama dalam penyiapan kebutuhan konsumsi untuk tamu undangan, peserta, maupun panitia,” terang Laily.
Tidak hanya jajaran pimpinan dan ortom, para guru serta karyawan dari Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) dan Amal Usaha ‘Aisyiyah (AUA) se-Cabang Kenjeran juga mengambil peran penting. Bersama pimpinan ‘Aisyiyah, mereka bertugas menyambut tamu dan mengatur penataan tempat duduk.
Untuk menampung antusiasme ribuan pengunjung, lapangan sekolah disulap menjadi podium dan area acara utama. Panitia juga menyiapkan seluruh ruang kelas di lantai 2 dan 3 guna mengantisipasi luapan peserta yang membludak.
Pesan Semangat Antar-Generasi
Di tengah kemeriahan acara, kehangatan sinergi antar-generasi begitu terasa. Suparti, sesepuh ‘Aisyiyah Kenjeran kelahiran tahun 1942 pada masa pendudukan Jepang, turut hadir menyaksikan langsung pesatnya perkembangan persyarikatan.
Mantan pimpinan ‘Aisyiyah ini memberikan pesan mendalam dan membakar semangat para kader muda. Beliau menegaskan agar motto ‘Aisyiyah Berkemajuan terus dipegang teguh tanpa pernah kendur.
”Meskipun saya sudah menjadi mantan pimpinan, saya akan selalu mengingatkan, mendukung, dan menjaga semangat generasi baru dalam ber-‘Aisyiyah,” ujar Suparti penuh haru. Ia juga mengaku sangat bangga melihat kemajuan pesat PCM Kenjeran yang kian mengangkat martabat persyarikatan.
Kerja keras tanpa pamrih dan keharmonisan antar-generasi di lingkungan ‘Aisyiyah Kenjeran ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai perjuangan dan kebersamaan terus hidup dan diwariskan dari waktu ke waktu. (Mom Yayuk/yupan)





