SMAM X Surabaya Borong Penghargaan di Lomba Esai Konstanta Fisika Unesa 2026

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — SMA Muhammadiyah 10 Surabaya (SMAMX) kembali mengukir prestasi gemilang di tingkat Jawa Timur. Mengirimkan dua tim terbaiknya, sekolah ini berhasil memborong dua kategori penghargaan sekaligus dalam ajang Lomba Esai Konstanta Fisika Unesa 2026 yang berlangsung pada 4–5 Oktober 2026 di Kampus Fisika Universitas Negeri Surabaya (Unesa).

​Kompetisi tahunan ini diikuti oleh pelajar jenjang SMA/MA/SMK dari 50 sekolah di Jawa Timur, termasuk SMA Negeri 1 Surabaya, SMA Negeri 1 Badegan Ponorogo, dan SMA Al Islam Krian. Setelah melalui tahapan seleksi yang ketat, hanya lima tim terbaik yang berhasil melaju ke babak final.

​Kejutan Kombinasi “Gado-Gado”

​Dua tim yang dikirimkan SMAMX Surabaya tampil menonjol dengan keunikan komposisi anggotanya. Tidak hanya mengandalkan siswa latar belakang sains, tiap tim dibentuk dari kolaborasi siswa lintas lintas minat (sains dan sosial).

​Hasilnya, kedua tim SMAM X sukses membawa pulang trofi:

  • ​Tim A (The Best Paper): Beranggotakan Muhammad Izza Nasrullah (XII ST 2) dan Almassifa Maulana Hafidz (XII SEB 1).
  • ​Tim B (The Best Poster): Beranggotakan Muhammad Haritd Abeed Almalik (XII ST 2) dan Muhammad Nafis Bachmid (XII SEB 1).

​Guru Fisika sekaligus pembimbing tim SMAM X, Achmad Arif Afandi, S.Si, mengaku bangga atas capaian anak didiknya. Menurutnya, hasil ini sangat istimewa mengingat para siswa kelas XII saat ini juga sedang dipadatkan dengan persiapan Tes Kemampuan Akademik (TKA).

​”Alhamdulillah, lolos lima besar dan meraih penghargaan merupakan capaian tak ternilai di tengah kesibukan anak-anak kelas 12. Pasangan tim ini terbilang ‘gado-gado’ karena mengawinkan siswa sains dan sosial, namun keanekaragaman latar belakang ini justru memperkaya sudut pandang kolaborasi mereka,” ungkap Achmad Arif Afandi. Ia berharap capaian ini dapat memicu keberanian siswa lain untuk terus mencoba dan tidak takut gagal sebelum melangkah.

​Bukan Sekadar Mengejar Juara

​Di sisi lain, Koordinator Kemahasiswaan Fisika Unesa, Dr. Habibi, M.Pd., menekankan bahwa Lomba Esai Konstanta Fisika dirancang bukan sekadar ajang mencari pemenang, melainkan wadah mengasah kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan inovatif.

​”Jangan sampai lomba ini berakhir hanya pada siapa yang menjadi juara. Hal yang paling penting adalah bagaimana gagasan ilmiah para juara ini dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata saat mereka kembali ke masyarakat,” tegas Dr. Habibi.

​Bagi SMAMX Surabaya, penghargaan The Best Paper dan The Best Poster ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan waktu serta perbedaan latar belakang keilmuan bukanlah penghalang untuk melahirkan karya ilmiah berkualitas. Prestasi ini diharapkan dapat menjadi tradisi berkelanjutan dalam memotivasi generasi muda untuk berani menyuarakan ide demi kemajuan ilmu pengetahuan. (yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article