
Surabaya, wartapoint – Dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan dan mempererat sinergi antarlembaga, Kelompok Kerja Kepala Sekolah Dasar (K3SD) Muhammadiyah Surabaya menyelenggarakan program Teacher Exchange pada 12–16 Oktober 2026.
Melalui program ini, SD Muhammadiyah 24 Surabaya menugaskan dua orang gurunya untuk melaksanakan pertukaran mengajar di MI Muhammadiyah 28 Surabaya (MIM DUPAN). Kedua pendidik tersebut adalah Ustadzah Nabighah Syakura Imanellya, S.S. (Ustadzah Bigha) yang mengajar di kelas 3, serta Ustadzah Umi Nur Fadilah, S.Pd. (Ustadzah Umi) yang mengajar di kelas 4.
Program Teacher Exchange dirancang sebagai wadah bagi para pendidik untuk saling bertukar wawasan, berbagi pengalaman, serta mengembangkan praktik pembelajaran yang inovatif. Selain memberikan penyegaran metode bagi guru, kehadiran pengajar dari sekolah lain juga menghadirkan suasana belajar yang baru, variatif, dan menyenangkan bagi para peserta didik.
Apresiasi dan Keterbukaan dari Kepala Madrasah
Kepala MI Muhammadiyah 28 Surabaya, Ustadz Rohim, S.H.I., M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi serta ucapan terima kasih kepada K3SD Muhammadiyah Surabaya dan SD Muhammadiyah 24 Surabaya atas terlaksananya kolaborasi ini.
”Kami menyambut hangat kehadiran Ustadzah Bigha dan Ustadzah Umi di MIM DUPAN. Semoga kegiatan ini menjadi sarana untuk saling belajar, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kualitas pembelajaran. Kami berharap kolaborasi positif seperti ini terus berlanjut demi kemajuan pendidikan Muhammadiyah,” ujar Ustadz Rohim.
Menurutnya, kolaborasi antarsekolah merupakan langkah strategis untuk membangun ekosistem pendidikan yang saling mendukung. Praktik baik yang dipelajari selama program diharapkan dapat terus dikembangkan di masing-masing sekolah.
Pengalaman Berharga dan Refleksi Guru Peserta
Bagi para guru peserta, program pertukaran ini memberikan perspektif baru dalam mengajar sekaligus ruang untuk membangun jaring aspirasi profesional.
Ustadzah Bigha mengungkapkan kebahagiaannya bisa berinteraksi langsung dengan para siswa dan jajaran pendidik di MIM DUPAN.
”Alhamdulillah, saya mendapatkan banyak wawasan baru. Bertemu dengan peserta didik serta berkolaborasi dengan guru-guru di MIM DUPAN menjadi kesempatan yang sangat berharga. Kami saling berbagi metode pembelajaran yang bisa menjadi bekal evaluasi dan inspirasi ketika kembali ke sekolah asal,” ungkap Ustadzah Bigha.
Sementara itu, Ustadzah Umi menyoroti program kebiasaan sekolah yang menarik perhatiannya selama bertugas di MIM DUPAN, salah satunya adalah program keagamaan dan pemenuhan gizi siswa.
”Salah satu hal menarik yang saya temui adalah adanya program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang belum diterapkan di sekolah kami. Ini menjadi pengalaman baru yang sangat berkesan. Selain itu, suasana keakraban dengan siswa dan rekan pendidik di sini sangat hangat. Semoga silaturahmi ini terus terjalin,” tutur Ustadzah Umi.
Sinergi Menuju Pendidikan Muhammadiyah Berkemajuan
Pelaksanaan program Teacher Exchange di MIM DUPAN tidak hanya menjadi ruang pertukaran metode mengajar, tetapi juga sarana mempererat ukhuwah antarlembaga di bawah naungan Muhammadiyah.
Melalui inisiatif K3SD Muhammadiyah Surabaya ini, diharapkan budaya saling berbagi (sharing knowledge) dan berkolaborasi dapat terus tumbuh subur di kalangan pendidik. Langkah nyata ini menjadi pondasi penting dalam mewujudkan ekosistem pendidikan Muhammadiyah yang unggul, berkemajuan, dan berlandaskan nilai-nilai Islam. (yupan)





