Semarak Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, Jurnalis Cilik MIM 25 Surabaya Ajak Siswa Sayangi Lingkungan

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint — Dalam rangka memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang jatuh pada tanggal 5 November lalu, aktivitas seru dan penuh inspirasi ditunjukkan oleh para siswa MI Muhammadiyah 25 (MIM 25) Surabaya. Melalui kegiatan praktik jurnalistik, jurnalis cilik Ahmad Irfan melakukan wawancara interaktif dengan narasumber Qiandra Shanum Anugrawan, Sabtu (7/11/2026).

​Kegiatan wawancara yang berlangsung hangat ini mengupas pentingnya menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian lingkungan sejak usia dini, khususnya bagi anak-anak dan pelajar sekolah dasar.

​Dalam sesi tanya jawab tersebut, Qiandra Shanum Anugrawan menjelaskan bahwa Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional memiliki makna yang sangat mendalam. Menurutnya, hari penting ini adalah momen pengingat bagi seluruh lapisan masyarakat, khususnya anak-anak, untuk senantiasa menyayangi, merawat, serta melindungi tumbuhan (puspa) dan hewan (satwa) ciptaan Allah SWT yang berada di sekitar kita.

​Ketika ditanya mengenai flora dan fauna favorit di lingkungan sekitar, Shanum mengaku sangat menyukai tanaman hijau dan berbagai jenis bunga di halaman sekolah maupun di rumah karena mampu menciptakan suasana yang sejuk serta asri. Sementara untuk hewan, ia mengaku paling gemar pada kucing karena bentuknya yang lucu dan tingkah laku yang menggemaskan.

​Lebih lanjut, Shanum juga membagikan tips dan langkah-langkah sederhana yang bisa dilakukan oleh anak-anak sehari-hari untuk menunjukkan rasa cinta kepada puspa dan satwa.

​”Caranya gampang banget kok! Untuk puspa atau tanaman, kita bisa rajin menyiram tanaman di pot setiap hari. Kalau untuk satwa, kita bisa memberi mereka makan dengan teratur, tidak menyakiti hewan, dan menjaga kebersihan lingkungan supaya tempat tinggal mereka tetap sehat,” ujar Shanum.

​Di penghujung wawancara, Shanum memberikan pesan dan ajakan penuh semangat kepada rekan-rekan sesama jurnalis cilik serta seluruh siswa di sekolah. Ia mengajak seluruh siswa agar bersama-sama menjadi generasi yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

​”Yuk, kita sama-sama jadi anak-anak yang peduli lingkungan! Mari kita jaga tanaman dan sayangi hewan di sekitar kita, karena bumi kita akan terasa lebih indah kalau alamnya lestari. Salam lestari dari kami, jurnalis cilik!” pungkasnya penuh antusias.

​Melalui praktik jurnalistik ini, diharapkan para siswa MI Muhammadiyah 25 Surabaya tidak hanya berlatih mengasah kemampuan reportase dan public speaking, tetapi juga mampu menginternalisasi nilai-nilai pelestarian alam dalam kehidupan sehari-hari. (Tim jurnalis cilik MI Muhammadiyah 25 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article