
Surabaya, wartapoint – Keceriaan terpancar dari wajah puluhan santri Panti Asuhan Muhammadiyah (PAM) Semampir, Surabaya. Sebanyak 53 santri berkumpul dalam suasana penuh khidmat untuk mengikuti kegiatan santunan dan buka puasa bersama yang digelar pada Selasa (17/3/2026).
Acara ini bukan sekadar rutinitas Ramadan, melainkan menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antara pengurus, santri, dan para donatur yang selama ini menjadi penyokong utama pembinaan di panti tersebut.
Wujud Syukur dan Terima Kasih
Mewakili pengurus panti, Ustadz H. Sujianto mengungkapkan rasa syukur yang mendalam atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menekankan betapa berartinya dukungan dari para dermawan bagi keberlangsungan hidup dan pendidikan para santri.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh donatur dan pihak yang telah berpartisipasi. Semoga segala kebaikan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi kita semua,” ujarnya.
Amanah Umat dan Kepedulian Sosial
Semangat filantropi Muhammadiyah turut ditegaskan oleh Abah Hasyim dari Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) PCM Semampir. Menurutnya, keberadaan panti asuhan adalah tanggung jawab kolektif masyarakat.
”Panti Asuhan Muhammadiyah Semampir adalah amanah umat. Karena itu, kepedulian dari berbagai pihak sangat penting agar pembinaan para santri dapat berjalan dengan maksimal,” tegasnya.
Harapan untuk Generasi Masa Depan
Senada dengan hal tersebut, Wakil Bidang MPKS PCM Semampir, Ustadz Huda, berharap agar kegiatan ini dapat memicu semangat para santri untuk terus berprestasi meski dalam keterbatasan. Ia ingin agar bantuan yang diterima menjadi motivasi bagi para santri untuk tumbuh menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa dan agama.
”Semoga ini menjadi wasilah kebaikan dan memotivasi para santri untuk terus belajar, menjadi generasi berakhlak mulia, serta bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.
Acara yang berlangsung dengan penuh kekeluargaan ini ditutup dengan doa bersama, diikuti dengan momen berbuka puasa yang hangat antara seluruh santri dan jajaran pengurus. (Ahmad)





