
Surabaya, wartapoint — Ahmad Fathullah, M.Pd., hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Workshop Socioentrepreneurship yang diselenggarakan oleh Amal Usaha Muhammadiyah bidang Sosial (AUMSOS) Jawa Timur. Acara ini mengangkat tema besar seputar transformasi dan penguatan kewirausahaan sosial di lingkungan lembaga sosial Muhammadiyah.
Dalam sesi pemaparannya, Ahmad Fathullah membagikan berbagai pengalaman dan praktik terbaik (best practices) terkait keberhasilan manajerial toko. Sejumlah aspek penting yang dibahas meliputi pengelolaan operasional harian, strategi pemasaran yang efektif, peningkatan kualitas pelayanan pelanggan, penataan keuangan, hingga langkah-langkah pengembangan usaha secara berkelanjutan.
Ia menekankan bahwa kunci keberhasilan sebuah unit usaha tidak semata-mata bertumpu pada besarnya modal atau kuantitas produk yang ditawarkan. Lebih dari itu, profesionalisme manajemen dan kemampuan membangun sistem kerja yang tertata rapi menjadi penentu utama tercapainya target bisnis.
Lebih lanjut, Ahmad Fathullah menyampaikan bahwa unit usaha yang bernaung di bawah lembaga sosial dituntut untuk mampu menyeimbangkan dua orientasi sekaligus, yakni keberlanjutan ekonomi (economic sustainability) dan kebermanfaatan sosial (social impact). Dengan prinsip tersebut, kegiatan wirausaha tidak hanya berfungsi sebagai motor pend pendapatan, tetapi juga sebagai instrumen strategis untuk memperkuat kemandirian lembaga secara keseluruhan.
Melalui penyelenggaraan workshop ini, para pengelola AUMSOS di Jawa Timur diharapkan dapat menyerap wawasan serta inspirasi baru guna mengoptimalkan unit usaha mereka agar lebih produktif, profesional, dan berdaya saing.
Selain menjadi sarana peningkatan kapasitas, kegiatan ini juga dimanfaatkan sebagai wadah berbagi pengalaman guna mempererat jejaring kolaborasi antar lembaga, demi mewujudkan ekosistem kewirausahaan sosial Muhammadiyah yang mandiri dan berkelanjutan. (Cak Huda)





