
Sidoarjo, wartapoint — Suasana ceria dan penuh antusiasme tampak memadati ruang kelas SDN Ngaban, Kecamatan Tanggulangin, Sidoarjo. Alih-alih duduk diam mendengarkan penjelasan di balik meja, para siswa tampak aktif menyusun balok dan menyelesaikan teka-teki angka bersama teman kelompoknya.
Aktivitas tersebut merupakan bagian dari program SELANCAR (Selasa Literasi Numerasi Ceria) yang mengusung tema khusus “Menara Perkalian”. Melalui program ini, sekolah berupaya menghadirkan wajah baru pembelajaran matematika yang interaktif, menyenangkan, dan jauh dari kesan menakutkan.
Mengubah Paradigma Belajar Matematika
Selama ini, matematika kerap menjadi momok bagi sebagian anak sekolah dasar akibat tuntutan hafalan rumus yang kaku. Menyadari hal tersebut, SDN Ngaban merancang inovasi pembelajaran yang memadukan konsep bermain dan berpikir kritis.
Koordinator Program SELANCAR, Susi Eka Sulistyana, S.Pd., menjelaskan bahwa esensi utama dari program ini bukan sekadar mengejar hasil akhir atau ketepatan angka semata, melainkan menumbuhkan kegembiraan dalam proses belajar.
“Saya ingin menghadirkan pembelajaran yang bukan hanya membuat anak bisa berhitung, tetapi juga membuat mereka senang belajar. Karena ketika anak menikmati prosesnya, kemampuan mereka akan tumbuh dengan sendirinya,” ujar Susi.
Ia menambahkan, setiap sesi dalam program SELANCAR selalu diawali dengan ice breaking dan permainan edukatif ringan. Langkah ini terbukti efektif mencairkan suasana sehingga siswa merasa relaks, berani bertanya, dan antusias menghadapi setiap tantangan numerasi yang diberikan.
Kolaborasi dan Apresiasi Guru
Inovasi ini mendapat sambutan hangat dari jajaran tenaga pendidik. Guru kelas di SDN Ngaban, Miftachul Rohmania, S.Pd., menilai bahwa program SELANCAR berhasil menciptakan atmosfer kelas yang hidup sekaligus memperkuat kolaborasi antarguru dalam memperkaya metode pengajaran literasi dan numerasi.
”Kegiatan ini mampu menghadirkan suasana gembira dalam pembelajaran matematika sekaligus mendongkrak kemampuan numerasi siswa. Harapannya, program SELANCAR di SDN Ngaban terus berkembang dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kualitas peserta didik,” kata Miftachul.
Senada dengan hal tersebut, Kepala SDN Ngaban, Nur Hidayat, M.Pd., menegaskan bahwa metode belajar sambil bermain merupakan kunci utama agar siswa tidak mudah merasa bosan. Pendekatan kreatif seperti “Menara Perkalian” dinilai sangat krusial dalam membentuk pengalaman belajar yang bermakna (meaningful learning).
”Inovasi pembelajaran seperti ini perlu terus dikembangkan. Siswa tidak hanya menyerap pengetahuan secara teoretis, tetapi juga mendapatkan pengalaman berharga yang membekas dalam ingatan mereka,” tutur Nur Hidayat.
Dirasakan Langsung oleh Siswa
Wajah-wajah ceria para siswa menjadi bukti nyata keberhasilan program ini. Shakira Zetta Ishmah, siswi kelas VI SDN Ngaban, mengaku sangat menikmati rangkaian kegiatan Menara Perkalian yang diadakan sekolahnya.
”Menurut saya, kegiatannya sangat seru dan tidak membosankan. Kami bisa belajar perkalian sambil bermain bersama teman-teman, jadi lebih semangat. Saya selalu menunggu kegiatan-kegiatan SELANCAR selanjutnya,” ucap Shakira penuh semangat.
Melalui keberhasilan program Menara Perkalian ini, SDN Ngaban membuktikan bahwa literasi dan numerasi dapat ditanamkan secara menyenangkan. Sekolah berharap SELANCAR terus menjadi wadah inspiratif yang menepis anggapan bahwa matematika adalah mata pelajaran yang sulit, melainkan sebuah petualangan seru yang selalu dinantikan setiap pekannya. (yupan)





