Dorong UMKM Naik Kelas, Ahmad Labib Ajak Pelaku Usaha Gresik Tembus Pasar Ekspor

Must read

- Advertisement -

Gresik, wartapoint — Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Golkar, Ahmad Labib, mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar berani memperluas jangkauan pasar hingga ke kancah internasional dan tidak hanya puas di pasar domestik.

​Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan sosialisasi bertema “Pembinaan UMKM Bisa Ekspor” mengenai pemanfaatan fasilitas ekspor dan impor di Desa Kesamben Wetan, Kecamatan Driyorejo, Kabupaten Gresik, Sabtu (24/10/2026).

​Ahmad Labib menilai bahwa UMKM merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi nasional. Sayangnya, aktivitas ekspor produk manufaktur di Indonesia selama ini masih didominasi oleh industri-industri besar.

​“Padahal di berbagai negara, UMKM sudah mampu memasarkan produknya hingga ke pasar internasional. Ini peluang besar bagi UMKM kita di Gresik untuk naik kelas, memperluas pemasaran, dan meningkatkan daya saing produk,” ujar Ahmad Labib.

​Ia menambahkan, produk-produk UMKM di Gresik—mulai dari sektor kuliner, fashion, hingga kerajinan—memiliki kualitas yang sangat kompetitif dan layak untuk go global.

​Manfaatkan Fasilitas Pemerintah

​Dalam kesempatan yang sama, Ahmad Labib menjelaskan bahwa pemerintah melalui Kementerian Perdagangan telah menyiapkan berbagai fasilitas untuk mendukung pelaku usaha yang ingin merambah pasar ekspor.

​Ia pun meminta para pelaku UMKM untuk proaktif berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) setempat guna mengakses program pendampingan, pelatihan, serta fasilitas pembiayaan ekspor.

​Sementara itu, perwakilan Kementerian Perdagangan, Hesty Lindawaty, memaparkan bahwa program utama pemerintah saat ini adalah Local to Global. Program tersebut dirancang untuk menjembatani produk lokal agar mampu bersaing di kancah internasional.

​Dukungan yang diberikan meliputi sosialisasi dan edukasi ekspor, fasilitasi akses pembiayaan, hingga peningkatan kapasitas usaha agar memenuhi standar global melalui koordinasi dengan Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional.

​“Kami berharap sosialisasi ini mendorong UMKM di Jawa Timur, khususnya Gresik, untuk terus mengembangkan usaha, meningkatkan kualitas produk, dan memanfaatkan peluang ekspor yang tersedia,” tutur Hesty.

​Melalui pembinaan dan sinergi ini, para pelaku UMKM diharapkan dapat benar-benar naik kelas serta meningkatkan kontribusi produk Indonesia di pasar internasional.

​Kegiatan sosialisasi ini turut dihadiri oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Gresik Wongso Negoro dan Ketua Komisi II DPRD Gresik Atek Ridwan, serta diikuti oleh ratusan masyarakat dan pelaku UMKM setempat. (Muriyono)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article