Tuntaskan Sasaran Fisik dan Non-Fisik, TMMD ke-127 Kodim 0728/Wonogiri Resmi Ditutup

Must read

- Advertisement -

Wonogiri, wartapoint – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-127 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan oleh Kodim 0728/Wonogiri di Desa Kembang, Kecamatan Jatipurno, resmi berakhir. Penutupan ini menandai tuntasnya serangkaian pembangunan infrastruktur dan pemberdayaan masyarakat yang telah dimulai sejak 10 Februari 2026 lalu.

​Dalam upacara penutupan tersebut, Dandim 0728/Wonogiri, Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan, selaku Dansatgas TMMD ke-127, membacakan laporan singkat pelaksanaan kegiatan dengan lantang di hadapan para tamu undangan dan masyarakat.

Capaian Signifikan Sasaran Fisik

​Selama kurang lebih satu bulan, personel Satgas TMMD bersama warga setempat bergotong-royong menyelesaikan berbagai sasaran fisik yang krusial bagi mobilitas dan kesejahteraan desa. Berikut adalah rincian infrastruktur yang berhasil dibangun:

  • Akses Jalan: Pembangunan rabat jalan beton di tiga titik utama dengan total panjang mencapai lebih dari 700 meter.
  • Penguatan Medan (Talud): Pembangunan 8 titik talud jalan dengan ketinggian bervariasi (3 hingga 4,2 meter) untuk mencegah longsor dan memperkokoh bahu jalan.
  • Fasilitas Ibadah: Rehabilitasi Masjid Al-Huda (14 m x 8,5 m) lengkap dengan pembangunan 2 titik talud masjid.
  • Sanitasi dan Air Bersih: Pengadaan 1 unit sumur bor air bersih, program jambanisasi di 5 titik, serta rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) sebanyak 10 unit.

Program Non-Fisik untuk Penguatan SDM

​Tidak hanya fokus pada infrastruktur, TMMD ke-127 juga menyasar aspek pembangunan sumber daya manusia. Melalui kolaborasi antara Kodim 0728/Wonogiri, Polres Wonogiri, dan instansi terkait Pemerintah Kabupaten Wonogiri, telah dilaksanakan berbagai penyuluhan, sosialisasi, dan pelatihan keterampilan bagi warga Desa Kembang.

Membangun Kemanunggalan TNI-Rakyat

​Letkol Inf Rodricho Ivan Pattihahuan menegaskan bahwa keberhasilan program ini merupakan buah dari sinergi yang kuat antara TNI, Polri, Pemerintah Daerah, dan masyarakat.

“TMMD bukan sekadar membangun jalan atau gedung, tetapi tentang bagaimana kita mendorong partisipasi masyarakat untuk membangun desanya sendiri, meningkatkan kesejahteraan, serta yang paling utama adalah menciptakan kemanunggalan TNI dengan rakyat,” ujar Dansatgas.

​Manfaat dari program ini diharapkan dapat langsung dirasakan oleh masyarakat, mulai dari lancarnya transportasi hasil pertanian hingga peningkatan kualitas kesehatan lingkungan. Penutupan TMMD ke-127 ini menjadi bukti nyata percepatan pembangunan daerah di pelosok Kabupaten Wonogiri melalui semangat gotong royong yang tak padam. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article