Surabaya, wartapoint – Geliat arus mudik di Terminal Penumpang Gapura Surya Nusantara (GSN), Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya, mulai menunjukkan tren peningkatan signifikan. Hingga H-8 Lebaran 1447 H (16/03), tercatat sebanyak 67.618 orang telah memadati pelabuhan, meningkat sebesar 17,40% dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang berjumlah 57.595 penumpang.
Peningkatan ini menandakan transportasi laut masih menjadi primadona masyarakat untuk pulang ke kampung halaman pada musim mudik 2026.
Puncak Arus dan Rute Terfavorit
Berdasarkan data operasional, pergerakan penumpang didominasi oleh arus kedatangan. Berikut adalah rincian puncaknya:
- Puncak Kedatangan: Terjadi pada 13 Maret 2026 (H-8) dengan 8.235 penumpang.
- Puncak Keberangkatan: Tercatat pada 10 Maret 2026 (H-11) sebanyak 4.695 penumpang.
Pelabuhan Balikpapan menjadi kontributor asal penumpang terbesar dengan andil 26,71% (12.501 orang). Sementara itu, Pelabuhan Lembar menjadi destinasi keberangkatan favorit dengan persentase 22,28% (4.571 orang).
Kesiapan Armada dan Fasilitas Terminal
Branch Manager Kalimas PT Pelindo Multi Terminal, Ana Adiliya, menegaskan bahwa seluruh fasilitas telah dioptimalkan untuk menyambut tren yang terus naik ini. Tercatat sebanyak 124 kapal tiba dan 123 kapal berangkat, dengan rata-rata kunjungan mencapai 16 kapal per hari.
“Kami melihat tren ini akan terus meningkat mendekati hari H. Oleh karena itu, kesiapan operasional, mulai dari tambatan kapal hingga ruang tunggu tambahan dan area buffer kendaraan, telah kami siapkan untuk mengantisipasi kepadatan,” ujar Ana.
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Utama Tanjung Perak, Agustinus Maun, ST., MT., memastikan bahwa pelayanan tetap terkendali. “Meski ada kenaikan jumlah penumpang, semuanya masih terlayani dengan baik berkat sinergi seluruh pemangku kepentingan di pelabuhan,” jelasnya.
Prioritas Layanan dan Kondisi Cuaca
Pelindo juga memberikan perhatian ekstra bagi kelompok rentan. Fasilitas khusus telah disiagakan untuk:
- Lansia dan penyandang disabilitas.
- Ibu hamil dan menyusui.
- Penumpang dengan balita.
Kabar baik bagi pemudik, kondisi cuaca di perairan Surabaya saat ini terpantau sangat kondusif. Dengan tinggi gelombang hanya sekitar 0,1 meter dan kecepatan angin 10 knots, hingga saat ini dilaporkan tidak ada penundaan jadwal keberangkatan kapal akibat faktor cuaca.
Dengan kesiapan fasilitas yang mencapai 100% dan koordinasi intensif antar instansi, Pelabuhan Tanjung Perak optimistis arus mudik laut tahun 2026 akan berjalan aman, lancar, dan berkesan bagi seluruh masyarakat. (Armand)




