Surabaya, wartapoint – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 8 Surabaya resmi menambah 8 perjalanan kereta api (KA) tambahan untuk menyambut masa libur panjang Paskah 2026. Langkah ini diambil guna mengantisipasi lonjakan volume penumpang yang diprediksi akan memadati rute-rute favorit menuju kota-kota besar di Pulau Jawa.
Selama periode libur Paskah yang berlangsung mulai tanggal 2 hingga 5 April 2026, KAI Daop 8 total mengoperasikan 46 KA setiap harinya, yang terdiri dari 38 KA reguler dan 8 KA tambahan. Kapasitas yang disediakan mencapai 24.800 tempat duduk per hari, atau total sebanyak 99.200 tempat duduk selama masa libur panjang tersebut.
Fokus Layanan dan Rute Favorit
Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono, menyatakan bahwa penambahan armada ini merupakan komitmen perusahaan dalam menjaga kenyamanan pelanggan di tengah tingginya mobilitas masyarakat untuk keperluan wisata, keluarga, maupun keagamaan.
”Kami memprediksi lonjakan volume pelanggan terjadi pada rute menuju Yogyakarta, Semarang, Madiun, Bandung, Jakarta, hingga Banyuwangi,” ujar Mahendro dalam keterangan resminya, Kamis (2/4).
Adapun 8 perjalanan KA tambahan yang dioperasikan meliputi:
- KA Sembrani Tambahan: Surabaya Pasarturi – Gambir
- KA Argo Anjasmoro: Surabaya Pasarturi – Gambir
- KA Kertajaya Tambahan: Surabaya Pasarturi – Pasarsenen
- KA Tambahan SGU-GMR: Surabaya Gubeng – Gambir
- KA Arjuno Ekspress: Surabaya Gubeng – Malang (PP)
- KA Mutiara Timur: Surabaya Gubeng – Ketapang
- KA Sancaka: Surabaya Gubeng – Yogyakarta
- KA Gajayana Tambahan: Malang – Gambir
Simpul Utama Penumpang
KAI mencatat ada tiga stasiun keberangkatan dengan potensi kepadatan tertinggi di wilayah Daop 8, yakni:
- Stasiun Surabaya Gubeng
- Stasiun Surabaya Pasarturi
- Stasiun Malang
Ketiga stasiun ini diprediksi menjadi titik kumpul utama mobilitas pelanggan, baik untuk arus keberangkatan maupun kedatangan.
Keselamatan dan Imbauan bagi Penumpang
Selain memastikan ketersediaan kursi, KAI Daop 8 juga memperketat aspek keselamatan. Pemeriksaan sarana (kereta) dan prasarana (jalur) dilakukan secara berkala bersamaan dengan peningkatan pengawasan di seluruh titik operasional.
Mahendro juga memberikan beberapa poin imbauan bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan:
- Perencanaan Matang: Pesan tiket melalui kanal resmi dan rencanakan perjalanan jauh-jauh hari.
- Datang Lebih Awal: Menghindari risiko tertinggal kereta akibat kepadatan di area stasiun.
- Keamanan Barang: Penumpang diminta waspada dan tidak meninggalkan barang bawaan berharga seperti dompet, ponsel, dan dokumen penting tanpa pengawasan.
”Kami ingin memastikan seluruh masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan tepat waktu selama momentum libur Paskah ini,” pungkasnya. (Armand/yupan)






