Pererat Silaturahmi, 143 Jamaah Haji KBIHU Muhammadiyah Surabaya Ta’aruf dengan Petugas Kloter 52

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Semangat kekeluargaan terpancar di The Millenium Building SD Muhammadiyah 4 (Mudipat) Surabaya pada Ahad (5/4/2026). Sebanyak 143 jamaah haji yang tergabung dalam Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU) Muhammadiyah Kota Surabaya berkumpul untuk mengikuti bimbingan teknis sekaligus ajang ta’aruf (perkenalan) bersama para petugas Kloter 52 Surabaya.

​Kegiatan ini dirancang khusus untuk membangun kedekatan emosional dan menyinergikan koordinasi teknis antara jamaah dengan para petugas yang akan mendampingi mereka selama berada di Tanah Suci.

​Mengenal “Garda Terdepan” Kloter 52

​Dalam suasana yang khidmat, para jamaah diperkenalkan secara langsung dengan empat pilar petugas Kloter 52 yang akan bertanggung jawab dalam aspek ibadah, kesehatan, hingga perlindungan jamaah. Berikut adalah jajaran petugas yang akan mengawal perjalanan suci tersebut:

  • ​TPHI (Tim Pemandu Haji Indonesia): Kallista Estifada
  • ​TPIHI (Tim Pembimbing Ibadah Haji Indonesia): Nur Yasin
  • ​TKHI (Tim Kesehatan Haji Indonesia): dr. Farradillah Rahmi
  • ​Paramedis: May Andriani

​Jadwal Keberangkatan

​Selain sesi perkenalan, panitia juga menyampaikan informasi krusial terkait jadwal keberangkatan. Jamaah Kloter 52 diharapkan sudah mempersiapkan fisik dan mental menjelang jadwal berikut:

  1. ​Masuk Asrama Haji: Senin, 4 Mei 2026, pukul 20.35 WIB di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya.
  2. ​Take-off ke Madinah: Selasa, 5 Mei 2026, pukul 20.35 WIB (setelah melalui proses karantina dan pemeriksaan akhir).

“Silaturahmi hari ini adalah langkah awal untuk membentuk satu keluarga besar di Kloter 52. Dengan saling mengenal, koordinasi selama di Arab Saudi nanti diharapkan berjalan lancar sehingga jamaah bisa fokus meraih haji yang mabrur,” ungkap Drs. H. Luqmanto, Ketua KBIHU Muhammadiyah Surabaya.

​Menuju Haji Mabrur yang Terorganisir

​Interaksi hangat yang tercipta selama acara menunjukkan kesiapan jamaah KBIHU Muhammadiyah Surabaya. Dengan adanya pertemuan ini, hambatan komunikasi antara petugas dan jamaah diharapkan dapat diminimalisir.

​Sinergi antara bimbingan manasik yang matang dari KBIHU serta pendampingan sigap dari petugas kloter menjadi kunci utama dalam memastikan seluruh rangkaian ibadah haji tahun 1447 H ini berjalan dengan aman, nyaman, dan sesuai syariat. (Sutikno/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article