Wonogiri, wartapoint – Semangat gotong royong dan rasa syukur menyelimuti Desa Banyakprodo, Kecamatan Tirtomoyo, Kabupaten Wonogiri. Pada Minggu (5/4/2026), Danramil 07/Tirtomoyo, Lettu Inf Agung, bersama perangkat desa dan masyarakat setempat menggelar acara doa bersama serta syukuran di lokasi pembangunan Gedung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP).
Acara ini digelar sebagai simbol dimulainya proses konstruksi gedung koperasi yang diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi baru bagi warga desa.
Simbol Syukur dan Harapan Warga
Dalam sambutannya, Lettu Inf Agung menyampaikan bahwa kegiatan selamatan ini merupakan bentuk kearifan lokal sekaligus permohonan restu kepada Tuhan Yang Maha Kuasa agar pembangunan berjalan tanpa hambatan.
”Selamatan dan doa bersama ini adalah ungkapan syukur warga atas terealisasinya pembangunan Gedung Koperasi Merah Putih. Kami semua berharap proses pembangunan berjalan lancar, aman, dan selesai tepat waktu sesuai target yang ditentukan,” ujar Danramil.
Ia menambahkan bahwa antusiasme warga dalam acara syukuran ini menjadi bukti nyata bahwa kehadiran KDKMP sangat dinantikan untuk meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan ekonomi masyarakat lokal.
Komitmen TNI dalam Pengawalan Program
Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah di tingkat desa, Danramil menegaskan bahwa pihak TNI melalui Babinsa akan terus melakukan pendampingan secara intensif.
- Pendampingan Melekat: Babinsa akan memantau perkembangan pembangunan setiap hari.
- Pengawalan Program: Memastikan seluruh proses berjalan sesuai prosedur dan transparan.
- Aksi Nyata: Terjun langsung membantu tenaga dalam pengerjaan fisik bangunan.
Gotong Royong Membangun Desa
Usai prosesi doa bersama, kegiatan tidak berhenti pada seremoni semata. Seluruh elemen yang hadir, mulai dari perangkat desa, warga, hingga personel Babinsa, langsung bahu-membahu melanjutkan pengerjaan fisik gedung secara gotong royong.
Sinergi antara TNI dan rakyat di Desa Banyakprodo ini diharapkan tidak hanya mempercepat selesainya bangunan secara fisik, tetapi juga memperkuat ikatan sosial antar warga dalam memajukan desa mereka secara mandiri. (Agus)




