
Surabaya, wartapoint – Kelompok Kerja Raudlatul Athfal (KKRA) Kota Surabaya sukses menyelenggarakan pelatihan bertajuk “Smart Teaching and Learning dalam Implementasi Kurikulum Berbasis Cinta (KBC)”. Acara yang berlangsung di Convention Hall Jalan Arif Rahman Hakim, Surabaya, pada Rabu (7/4/2026) ini menghadirkan pakar pendidikan nasional dari Bandung, Kang Deden Gurame.
Sebanyak 700 guru Raudlatul Athfal (RA) se-Kota Surabaya hadir dengan antusias untuk mendalami metode pembelajaran yang memadukan kecerdasan holistik dengan pendekatan kasih sayang.
Inovasi Pembelajaran Berbasis Proyek
Ketua KKRA Surabaya, Muasih, S.Pd.I, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan wujud nyata komitmen organisasi dalam meningkatkan mutu pendidikan anak usia dini. Menurutnya, KBC bukan sekadar konsep akademik, melainkan sebuah panggilan hati.
”Kami ingin membekali para guru agar menjadi pengajar yang smart—mampu memberikan pendekatan kecerdasan holistik melalui pembelajaran berbasis proyek (Project Based Learning) yang menyenangkan. Dengan menghadirkan narasumber ahli seperti Kang Deden Gurame, kami berharap guru-guru di Surabaya semakin inovatif dalam mengajar,” ujar Muasih.
Ia menekankan bahwa target utama dari metode ini adalah melahirkan anak didik yang tidak hanya unggul secara kognitif, tetapi juga memiliki iman yang kuat dan akhlakul karimah.
Apresiasi dari Pemerintah Kota Surabaya
Langkah inspiratif KKRA ini mendapat apresiasi tinggi dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febriana Kusumawati, S.Si, M.M. Ia menilai peran guru RA sangat krusial sebagai peletak pondasi karakter bagi generasi masa depan.
”Saya sangat senang melihat inisiatif ini. Guru RA harus kreatif dan penuh cinta. Jika pondasi di jenjang ini sudah kuat karena gurunya paham konsep dan cara mengajar yang tepat, maka jenjang pendidikan berikutnya tidak akan sulit bagi anak-anak kita,” ungkap Febriana.
Ia juga menambahkan bahwa pembekalan ini adalah langkah strategis dalam menyiapkan Generasi Emas 2045 yang akan lahir dari rahim pendidikan di Kota Surabaya.
Membangun Keterampilan dan Inspirasi
Senada dengan hal tersebut, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Surabaya, Dr. Muhammad Muslim S.Ag., M.Sy., yang hadir sekaligus membuka acara secara resmi, berharap kehadiran narasumber nasional dapat memberikan suntikan semangat baru bagi para tenaga pendidik.
”Selamat kepada KKRA Surabaya. Kehadiran Kang Deden dari Bandung harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Saya berharap forum ini menghasilkan guru-guru hebat yang memiliki keterampilan mengajar mumpuni dan kedalaman ilmu, sehingga RA di Surabaya benar-benar mampu melahirkan calon pemimpin umat yang sholeh dan sholehah,” pungkasnya.
Dalam pelatihan ini, para peserta dibekali dengan metode Deep Learning (pembelajaran mendalam) serta teknik eksplorasi lingkungan untuk menciptakan suasana belajar yang aman, nyaman, dan menggembirakan bagi anak-anak. (Armand/yupan)





