Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster
Saturday, May 9, 2026
Salinan dari Donasi Pembangunan Masjid Poster

Semangat Kartini di MI Muhammadiyah 25 Surabaya: Dari Apel Khidmat hingga Lomba Kreatif

Must read

Surabaya, wartapoint – Nuansa peringatan Hari Kartini pada Selasa, 21 April 2026, di MI Muhammadiyah 25 Surabaya berlangsung semarak dan sarat makna. Madrasah ini mengombinasikan kekhidmatan apel pagi dengan keceriaan lomba edukatif untuk menanamkan nilai kesetaraan dan pentingnya pendidikan kepada seluruh siswa.

​Sejak pukul 07.15 WIB, halaman madrasah telah dipadati oleh para siswa, ustadz, dan ustadzah yang tampil kompak mengenakan busana bernuansa Kartini. Kehadiran mereka bukan sekadar seremoni, melainkan simbol persatuan dalam meneruskan perjuangan pahlawan emansipasi.

​Perempuan sebagai Madrasah Pertama

​Dalam amanatnya sebagai pembina upacara, Wakil Kepala Madrasah, Ustadzah Fuadah, menekankan peran vital perempuan dalam peradaban. Ia mengingatkan bahwa perjuangan RA Kartini telah membuka pintu lebar bagi perempuan untuk mengenyam pendidikan setara.

​”Perempuan adalah madrasah pertama bagi anak-anaknya. Karena itu, semangat belajar dan memperjuangkan ilmu harus terus hidup dalam diri setiap generasi,” pesannya.

​Momentum apel ini juga menjadi ruang dialog interaktif. Ibrahim Zein, siswa kelas 2C, turut berbagi pandangannya di depan kawan-kawannya. Baginya, Kartini adalah sosok pahlawan yang telah memastikan hak-hak perempuan terpenuhi, sebuah pemahaman yang menunjukkan keberhasilan penanaman nilai sejarah sejak dini di madrasah ini.

​Petugas Apel yang Kompak

​Kesuksesan apel pagi ini didukung oleh barisan petugas yang solid. Dipimpin oleh Ustadzah Hana sebagai pemimpin upacara, rangkaian acara berjalan tertib dengan bantuan Ustadzah Ovi, Dewi, dan Muthia sebagai pemimpin pasukan. Serta keterlibatan aktif ustadzah lainnya dalam berbagai peran teknis, mulai dari protokoler hingga pembaca doa, yang menambah kekhidmatan suasana.

​Asah Kreativitas Melalui Lomba Edukatif

​Usai prosesi apel, suasana madrasah semakin dinamis dengan digelarnya berbagai lomba di masing-masing kelas. Lomba-lomba ini dirancang sesuai jenjang usia untuk mengasah bakat dan kreativitas siswa:

  • Kelas 1 & 2: Mengikuti lomba mewarnai untuk melatih kerapian dan estetika.
  • Kelas 3 & 4: Mengekspresikan gagasan melalui lomba menulis puisi bertema Kartini.
  • Kelas 5 & 6: Menantang daya imajinasi lewat lomba menulis cerita bergambar dengan tema semangat Kartini di masa kini.

​Panitia melakukan penilaian ketat berdasarkan kesesuaian tema, orisinalitas, dan kualitas penyajian karya untuk menentukan pemenang di setiap kategori.

​Komitmen Pembentukan Karakter

​Meski rangkaian lomba berakhir pada pukul 09.30 WIB, semangat juang tidak luntur. Aktivitas pembelajaran kembali normal, bahkan kegiatan ekstrakurikuler Hizbul Wathan (HW) tetap dilaksanakan dengan antusiasme tinggi.

​Melalui perayaan Hari Kartini 2026 ini, MI Muhammadiyah 25 Surabaya kembali menegaskan komitmennya: membentuk generasi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki akhlakul karimah dan kesadaran akan pentingnya nilai-nilai perjuangan pahlawan bangsa. (Siti Islaha)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article