Surabaya, wartapoint – Suasana syahdu menyelimuti Masjid At-Taqwa Pogot, Surabaya Timur, saat ratusan jamaah berkumpul di bawah cahaya fajar. Kehadiran mereka bukan sekadar menunaikan kewajiban, melainkan untuk mereguk makna hidup dalam Kajian Inspirasi Shubuh yang rutin digelar setiap hari Rabu.
Kajian kali ini menghadirkan pesan mendalam dari Ustadz Muchamad Arifin. Dengan gaya penyampaian yang hangat dan menyentuh, ia membawakan tema yang sangat lekat dengan realitas kehidupan modern: “Jangan Sampai Hati Kita Offline dari Allah.”
Bahaya “Putus Sinyal” dengan Sang Pencipta
Ustadz Arifin mengawali pesannya dengan sebuah pengingat tajam tentang ironi manusia masa kini. Menurutnya, manusia sering kali sangat cemas jika kehilangan koneksi dengan dunia digital atau urusan duniawi, namun abai ketika hubungan spiritualnya dengan Tuhan mulai merapuh.
“Jangan sampai kita sibuk menjaga koneksi dengan dunia, tetapi lalai menjaga koneksi dengan Allah,” pesan Ustadz Arifin di hadapan jamaah.
Ia menekankan bahwa hati yang “offline” atau terputus dari Allah akan menjadi muara dari segala kegelisahan dan kekosongan jiwa, meski secara materi mungkin terlihat berkecukupan.
Lima Kunci Menjaga Koneksi Spiritual
Dalam paparannya, Ustadz Arifin menjelaskan bahwa menjaga hubungan dengan Allah adalah sebuah siklus berkesinambungan yang harus dirawat setiap saat. Ia merinci lima elemen penting sebagai “sinyal” penguat iman:
- Shalat: Sebagai gerbang utama pembuka hubungan.
- Dzikir: Sarana agar hati tetap terikat dan terjaga.
- Al-Qur’an: Penunjuk arah agar hidup tidak kehilangan kompas.
- Doa: Jembatan harapan yang mendekatkan hamba pada Sang Khalik.
- Menjauhi Maksiat: Benteng pelindung agar koneksi spiritual tidak terputus.
Kelima elemen ini, menurutnya, berputar secara harmonis dengan ibadah shalat sebagai poros pusatnya.
Menjadi Oase Spiritual Surabaya Timur
Kajian yang berlangsung hingga terbit matahari ini tidak hanya menjadi forum transfer ilmu, tetapi juga ruang refleksi bagi warga Surabaya. Antusiasme jamaah yang terus meningkat dari pekan ke pekan menunjukkan tingginya kerinduan masyarakat akan ketenangan batin di tengah hiruk-pikuk kota besar.
Acara ditutup dengan doa bersama yang khidmat. Getaran spiritual terasa kental saat jamaah menundukkan kepala, memohon agar langkah mereka senantiasa dibimbing dan hati mereka tetap “terhubung” dengan cahaya Ilahi dalam menghadapi dinamika kehidupan.
Kajian Inspirasi Shubuh di Masjid At-Taqwa Pogot kini bukan sekadar agenda rutin, melainkan telah menjelma menjadi oase tempat iman ditumbuhkan dan keberkahan dicari di awal hari. (yupan)





