
Surabaya, wartapoint – Pimpinan Daerah (Pimda) 06 Tapak Suci Putera Muhammadiyah Kota Surabaya resmi mengukuhkan dan mengesahkan Personalia Cabang 42 Tapak Suci Universitas Negeri Surabaya (UNESA) untuk masa bakti 2026–2027. Prosesi sakral yang menandai estafet kepemimpinan baru ini digelar dengan khidmat dan penuh semangat persaudaraan pada Jumat (15/05) di Hall Mall Ciputra World Surabaya.
Dalam pengukuhan tersebut, Ilham Bintang Ma’arif Buchori, K.Da resmi dilantik dan mengemban amanah sebagai Ketua Umum Cabang 42 Tapak Suci UNESA masa bakti 2026–2027.
Pesan Penting Kaderisasi dan Nilai Keislaman
Prosesi pengukuhan dipimpin langsung oleh perwakilan Pimda 06 Surabaya, Dr. Yusuf Wibisono, yang merupakan Pendekar Kepala sekaligus Wakil Ketua II Pimda 06 Surabaya.
Dalam amanatnya, Dr. Yusuf menekankan tiga poin penting yang harus dipegang teguh oleh kepengurusan baru:
- Menjaga Amanah: Menjalankan roda organisasi dengan penuh tanggung jawab.
- Penguatan Kaderisasi: Memastikan regenerasi atlet dan kader Tapak Suci di tingkat perguruan tinggi berjalan dinamis.
- Nilai Islam & Sportivitas: Menjunjung tinggi akhlakul karimah dan sportivitas dalam setiap aspek, baik di dalam maupun di luar gelanggang.
Dukungan Penuh dari Pembina Kampus
Momentum pergantian pengurus ini juga mendapat kawalan langsung dari pihak internal kampus. Turut hadir dalam acara tersebut para Pembina UKM Tapak Suci UNESA, Hamdani dan Randika.
Kehadiran mereka memberikan suntikan motivasi besar bagi Ilham Bintang dan jajaran pengurus barunya. Pihak pembina berharap kepengurusan periode 2026–2027 ini mampu membawa UKM Tapak Suci UNESA bergerak lebih aktif, progresif, dan melahirkan prestasi-prestasi baru yang membanggakan kampus.
Wadah Pembina Karakter dan Ukhuwah
Dengan resminya pelantikan ini, Cabang 42 Tapak Suci UNESA diharapkan tidak hanya sekadar menjadi tempat latihan fisik, melainkan tetap konsisten menjadi:
- Wadah pembentukan karakter (character building) mahasiswa yang tangguh.
- Pusat pengembangan prestasi olahraga pencak silat.
- Jembatan penguat ukhuwah (persaudaraan) antar-kader Muhammadiyah di lingkungan kampus UNESA.
Langkah awal telah diambil, dan kini estafet perjuangan Tapak Suci UNESA resmi berada di tangan generasi baru demi prestasi yang mendunia.
(Anang Dony Irawan)





