Surabaya, wartapoint — Suasana khidmat sekaligus semarak menyelimuti Ballroom Theatre Balai Pemuda Surabaya, Sabtu (23/5/2026). SMA Muhammadiyah 10 Surabaya, yang populer dikenal dengan julukan SMAMX, menggelar prosesi Purna Siswa Kelas XII. Acara kelulusan tahun ini terasa lebih istimewa karena bertepatan dengan momentum perayaan satu dekade sekolah yang bertajuk “Dasawarna”.
Sebanyak 340 siswa kelas XII mengikuti prosesi wisuda tersebut dan seluruhnya dinyatakan lulus seratus persen. Digelar secara mewah namun sarat esensi, gelaran Dasawarna ini menjadi penegasan komitmen SMAMX sebagai lembaga pendidikan yang berfokus pada pengembangan potensi, minat, bakat, serta pengelolaan kendala-kendala siswa.
Panggung Penghargaan untuk Semua Siswa
Bukti nyata dari fokus pendidikan tersebut tecermin dari beragam penghargaan yang dianugerahkan kepada para lulusan berprestasi di sela-sela acara. SMAMX secara adil memberikan apresiasi, mulai dari atlet profesional hingga siswa berkebutuhan khusus (disabilitas).
Salah satu penghargaan diberikan kepada Dimas Wicaksono, siswa kelas XII yang kini aktif menjadi pemain andalan skuad Persebaya Senior di kancah sepak bola nasional.
Tak kalah membanggakan, penghargaan dan ruang penghormatan setara juga diberikan kepada siswa disabilitas, Muhammad Izza Nasrullah. Lulusan berketerbatasan ini baru saja mengharumkan nama bangsa lewat capaian prestasi internasional di bidang teknologi yang diraihnya di Malaysia.
Kepala SMAMX, Salim Bahrisy, mengungkapkan bahwa angkatan kelulusan tahun ini telah menyumbang kontribusi prestasi yang luar biasa bagi sekolah, baik di bidang akademik maupun non-akademik.
”Tahun ini siswa kelas XII memberikan kebanggaan yang cukup banyak bagi SMAMX. Banyak prestasi olahraga, seni, dan akademik berhasil mereka raih. (Mereka) menjadi penyumbang medali terbanyak di ajang Porprov Jatim kemarin, lantas menjadi sekolah dengan jumlah siswa terbanyak yang diterima jalur SNBP PTN terbanyak se-Surabaya,” papar Salim bangga.
Apresiasi Sinergi Inklusif dari Muhammadiyah
Hajatan besar ini turut dihadiri oleh jajaran petinggi persyarikatan, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Jawa Timur, Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya, hingga Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng.
Sekretaris Majelis Dikdasmen dan PNF PWM Jawa Timur, Dr. Eko Hardi Ansyah, M.Psi., Psikolog, memberikan apresiasi mendalam atas konsistensi SMAMX dalam menyelenggarakan pendidikan inklusif tanpa batas.
”Apa yang dilakukan oleh SMAMX sedari dulu yakni secara konsisten fokus memberikan pendidikan yang menyeluruh bagi siswa-siswa baik yang berprestasi maupun yang memiliki kendala, termasuk kepada anak-anak disabilitas sangat patut diapresiasi. Muhammadiyah harus bangga dan akan terus support kepada SMAMX,” tegasnya.
Peluncuran Buku “Paradigma Baru MBA Spartans”
Kemeriahan Dasawarna SMAMX semakin lengkap dengan diluncurkannya buku kesebelas karya Direktur MBA Spartans, Ir. Sudarusman. Buku terbaru tersebut bertajuk “Paradigma Baru Lembaga Pendidikan MBA Spartans”.
Sebagai informasi, SMAMX merupakan salah satu sekolah yang berada di bawah naungan ekosistem pendidikan MBA Spartans. Buku ini mengulas secara komprehensif mengenai model, arah pengembangan, dan cetak biru pendidikan masa depan yang adaptif.
Sudarusman memaparkan, institusi pendidikan di bawah bendera MBA Spartans dirancang untuk bergerak lebih fleksibel guna mengimbangi kedinamisan teknologi di era akhir zaman.
Menurutnya, sekolah modern tidak boleh lagi hanya terpaku pada sekat-sekat kaku seperti fokus akademik, olahraga, atau seni secara terpisah.
”Tetapi sudah harus mulai berkoalisi dengan kemajuan peradaban dan membentuk benih-benih baru yang sejalan dengan kebutuhan siswa modern,” pungkas Sudarusman menandai peluncuran bukunya. (Suardi/yupan)





