Surabaya, wartapoint – Suasana di area lobi SD Muhammadiyah 26 Surabaya tampak berbeda pada Sabtu (23/5/2026) pagi. Puluhan calon peserta didik baru telah memadati area sekolah sejak pagi hari. Namun, kehadiran mereka bukan untuk mengikuti serangkaian seleksi masuk yang menegangkan, melainkan untuk mengikuti International Class Program (ICP) Preparation.
Program ini merupakan langkah taktis yang diinisiasi oleh pihak sekolah untuk mempersiapkan mental global para calon siswa sebelum resmi memulai tahun ajaran baru. ICP Preparation didesain khusus guna mereplikasi atmosfer pembelajaran kelas internasional yang menggunakan pengantar bahasa Inggris, namun dikemas melalui pendekatan yang interaktif dan menyenangkan.
Pendekatan Fun Learning dan Kompetisi Motorik
Sejak sesi awal, keceriaan anak-anak mulai terbangun melalui kegiatan pemanasan (warming up) dan doa bersama. Alih-alih diminta duduk diam mendengarkan instruksi, para calon siswa diajak bergerak aktif, menari, serta memecahkan kuis interaktif. Suasana menjadi riuh saat anak-anak saling berebut menebak nama-nama warna dalam bahasa Inggris.
Kemeriahan berlanjut saat memasuki sesi pengenalan angka. Mengusung konsep pembelajaran yang menyenangkan (fun learning), materi matematika dasar disulap menjadi kompetisi yang kompetitif namun edukatif.
Anak-anak ditantang untuk beradu cepat menyusun balok Lego sesuai dengan angka misterius yang tertera pada kartu penunjuk. Melalui permainan taktis ini, ketakutan anak terhadap bahasa asing dan matematika dapat dijembatani dengan baik.
Strategi Memangkas Masa Adaptasi
Langkah inovatif ini diakui sebagai strategi awal sekolah untuk memotong waktu adaptasi siswa, yang biasanya membutuhkan durasi cukup lama di awal tahun ajaran baru.
Ketua Pelaksana ICP Preparation, Vira Nabilah, menegaskan bahwa kegiatan ini berfungsi sebagai jembatan krusial agar para siswa tidak terkejut dengan ritme pembelajaran kelas internasional ke depan.
“Kami merancang ICP Preparation ini sebagai strategi awal untuk mengenalkan cara belajar di kelas ICP yang sesungguhnya. Ekspektasi kami jelas, melalui stimulasi yang menyenangkan ini, anak-anak bisa langsung beradaptasi dengan cepat tanpa rasa takut atau canggung begitu tahun ajaran baru dimulai nanti,” ujar Vira.
Melalui konsistensi penyelenggaraan program pralatih seperti ICP Preparation, SD Muhammadiyah 26 Surabaya berupaya menunjukkan komitmennya sebagai lembaga pendidikan yang tidak sekadar menyematkan label “internasional”, melainkan serius dalam mempersiapkan kesiapan mental dan linguistik siswanya sejak dini. (Tina/Diah)





