Semarak Tahun Baru Islam 1448 H: Pantimu Gersikan Surabaya Gelar Santunan bagi Puluhan Lansia

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Momen pergantian Tahun Baru Islam 1 Ramadhan… maaf, 1 Muharram 1448 Hijriah yang jatuh pada Rabu (16/6/2026) menjadi hari yang penuh berkah dan kebahagiaan bagi para lanjut usia (lansia) di kawasan Tambaksari, Surabaya.

​Panti Asuhan Muhammadiyah (Pantimu) Gersikan, yang dikenal sebagai salah satu panti tertua sekaligus panti percontohan berbasis layanan ranting, menggelar acara khusus berupa Santunan Lansia. Acara perdana ini dikemas dalam bingkai semarak menyambut tahun baru Islam.

​Sebelumnya, panti ini memang dikenal sangat eksis dalam menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial, khususnya santunan lansia. Meski saat ini tengah melakukan efisiensi kegiatan akibat keterbatasan dana imbas proyek revitalisasi bangunan panti, Pantimu Gersikan membuktikan diri tetap konsisten bergerak. Panti ini terus berupaya memberikan dampak nyata dan manfaat luas bagi warga serta simpatisan Muhammadiyah.

​Dipadati Puluhan Jemaah dan Warga

​Suasana khidmat dan penuh kehangatan berpusat di Masjid Al Mukhlis. Rumah ibadah megah yang berada di kompleks panti tersebut dipadati oleh 47 peserta yang terdiri dari jemaah masjid di wilayah Ranting Muhammadiyah Tambaksari serta warga sekitar. Mereka berbondong-bondong hadir sejak pagi untuk mengikuti seluruh rangkaian acara.

​Rangkaian kegiatan dimulai dari pembukaan, dilanjutkan dengan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an. Suasana seketika berubah menjadi hening dan syahdu saat Arsya, salah satu santri asuh tertua di asrama putra Pantimu Gersikan, melantunkan ayat-ayat suci dengan merdu.

​Pamitan Kepala Panti dan Harapan Masa Depan

​Kepala Pantimu Gersikan, Ustaz H. Abu Hasan, dalam sambutannya menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam sekaligus permohonan maaf kepada seluruh hadirin. Momen ini terasa emosional karena tahun ini merupakan tahun terakhir masa jabatannya.

​”Kami berharap program-program yang lebih baik dan lebih berkembang dapat terus terlaksana dan ditingkatkan setelah masa jabatan kami selesai di tahun ini,” ujar Ustaz Abu Hasan.

​Acara ini juga dihadiri oleh jajaran pimpinan Majelis Pelayanan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Tambaksari, di antaranya Ustaz Muhammad Saiful Huda, Ustaz Sarojo Hafidz, S.H., dan Ustaz Yusuf, serta perwakilan PCM Tambaksari Ustaz M. Hasyim, M.Pd.

​Ketua MPKS PCM Tambaksari, Ustaz Muhammad Saiful Huda, turut mengapresiasi kerja keras seluruh pelaksana dari panti dan kebaikan para donatur.

​”Terima kasih kepada para donatur yang telah berkenan memberikan bantuan, serta seluruh pengurus Pantimu Gersikan. Kami berharap ke depan acara seperti ini bisa lebih sering diadakan dengan jumlah santunan yang lebih besar lagi,” ungkapnya.

​Menghidupkan Jiwa Lewat Syukur dan Sabar

​Memasuki acara inti, Ustaz M. Hasyim, M.Pd. menyampaikan ucapan Selamat Tahun Baru Islam 1448 H yang dilanjutkan dengan tausiyah motivasi. Dalam ceramahnya, ia menekankan bahwa kunci utama dalam menjalani hidup adalah syukur dan sabar.

​”Syukur itu adalah separuh dari iman. Jika seseorang mau bersyukur dengan sebenar-benarnya, maka ia telah menggenggam separuh imannya, dan separuhnya lagi adalah sabar. Oleh karena itu, mari kita jadikan tahun baru ini sebagai momentum untuk memperkuat amalan syukur dan sabar,” tutur Ustaz Hasyim.

​Suasana semakin menarik ketika Ustaz Hasyim mengisahkan cerita tentang Khubaisah—seorang sahabat berusia lanjut yang meminta amalan terbaik di dunia kepada Rasulullah SAW agar bisa ia amalkan di sisa usianya. Kisah tersebut terasa sangat relevan dan menyentuh hati para lansia yang hadir sebagai peserta utama.

​Senyum Sumringah di Pengujung Acara

​Setelah sesi motivasi yang ditutup dengan doa bersama dan foto dokumentasi, raut wajah bahagia langsung terpancar dari para lansia. Senyum sumringah mereka merekah saat panitia membagikan paket santunan.

​Masing-masing lansia menerima bantuan berupa:

  • ​Uang tunai sebesar Rp 50.000,-
  • ​Paket sembako berisi 5 kg beras dan mi instan.

​Yeni, salah satu lansia perempuan yang hadir, tidak dapat menyembunyikan rasa syukurnya atas perhatian yang diberikan oleh pihak panti.

​”Terima kasih banyak kepada Panti Asuhan Muhammadiyah Gersikan yang sudah memberikan santunan dan sembako hari ini. Bantuan ini sangat berarti bagi kami,” ucap Yeni dengan mata berkaca-kaca bahagia. (Muiz)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article