spot_img
Friday, July 3, 2026
spot_img
spot_img

Dekatkan Layanan Medis, Kodim 0724/Boyolali Gelar Bakti Kesehatan Gratis di Pusat Aktivitas Warga

Must read

Boyolali, wartapoint – Komando Distrik Militer (Kodim) 0724/Boyolali menggelar aksi nyata untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui program Bakti Kesehatan Gratis, Selasa (30/6/2026). Menggandeng Klinik Kartika 24/Boyolali, aksi sosial ini menyasar langsung pusat-pusat keramaian warga demi memastikan layanan medis dapat diakses dengan mudah tanpa biaya.

​Sejak pagi hari, antusiasme warga Boyolali terlihat sangat tinggi. Lokasi kegiatan didatangi oleh masyarakat dari berbagai kalangan yang ingin memeriksakan kondisi tubuh mereka secara dini, sekaligus mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga pola hidup sehat.

​Menyasar Pusat Olahraga Pagi

​Berbeda dengan bakti sosial pada umumnya yang berpusat di fasilitas militer, kali ini Kodim 0724/Boyolali mengambil langkah jemput bola dengan membagi kegiatan di dua lokasi strategis, yaitu Klinik Kartika 24/Boyolali dan Sirkuit Olahraga Mojosongo.

​Perwira Seksi Teritorial (Pasiter) Kodim 0724/Boyolali, Kapten Inf Nasoha, menjelaskan bahwa pemilihan Sirkuit Mojosongo sebagai lokasi bakti kesehatan dilakukan lewat pertimbangan matang. Lokasi tersebut merupakan area publik dengan intensitas aktivitas masyarakat yang sangat tinggi, terutama bagi warga yang rutin berolahraga setiap pagi.

​”Melalui pemilihan lokasi ini, kami berharap pelayanan bisa lebih menjangkau banyak lapisan warga. Masyarakat yang sedang berolahraga bisa langsung mampir untuk mengecek kondisi kesehatan mereka,” ujar Kapten Inf Nasoha.

​Deteksi Dini Berbagai Penyakit

​Dalam menyelenggarakan layanan ini, tim medis menyediakan berbagai fasilitas pemeriksaan laboratorium sederhana untuk mendeteksi penyakit tidak menular (PTM) yang kerap diabaikan masyarakat. Layanan yang diberikan meliputi:

  • ​Pemeriksaan tekanan darah (tensi)
  • ​Cek gula darah sewaktu (GDS)
  • ​Pemeriksaan kadar kolesterol dan asam urat
  • ​Skrining pemeriksaan penyakit katarak

​Melalui rangkaian pemeriksaan tersebut, warga diharapkan dapat mendeteksi potensi gangguan kesehatan sejak dini. Dengan demikian, langkah penanganan atau pengobatan lanjutan dapat dilakukan lebih cepat dan tepat sebelum kondisi penyakit memasuki fase kronis.

​Merawat Kemanunggalan TNI dan Rakyat

​Secara terpisah, Komandan Kodim (Dandim) 0724/Boyolali, Letkol Inf Gunawan Nurbathin, menegaskan bahwa kegiatan bakti kesehatan ini merupakan wujud komitmen dan pengabdian tanpa batas institusi TNI kepada masyarakat di daerah.

​Menurut Letkol Inf Gunawan, kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan urusan pertahanan, melainkan juga harus menjadi solusi atas persoalan mendasar yang dihadapi warga sehari-hari, termasuk dalam sektor kesehatan.

​”Dengan dilaksanakannya bakti kesehatan gratis ini, kami berharap masyarakat semakin terbantu dalam memperoleh akses layanan kesehatan. Kegiatan ini juga menjadi sarana penting untuk terus mempererat hubungan dan kemanunggalan antara TNI dan rakyat,” kata Letkol Inf Gunawan.

​Ia menambahkan, Kodim 0724/Boyolali akan terus konsisten hadir dan mengutamakan kepentingan serta kesejahteraan masyarakat dalam setiap program kerja ke depan. (Agus)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article