
Surabaya, wartapoint – Memperingati hari jadi ke-24, Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (LAZISMU) Jawa Timur menggelar kegiatan jalan sehat bertajuk Fun Walk For Philanthropy, Sabtu (4/7/2026). Mengambil latar kawasan bersejarah Kampung Peneleh, Surabaya, kegiatan ini memadukan semangat filantropi, kesehatan, dan edukasi sejarah perkembangan persyarikatan Muhammadiyah di Kota Pahlawan.
Acara yang dimulai pukul 07.30 WIB ini mengambil titik start dari Kantor LAZISMU Jatim di Jalan Ahmad Jaiz dan berakhir di Cafe Lodji Besar, Jalan Makam Peneleh.
Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua LAZISMU Jawa Timur beserta jajaran Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Genteng. Selain itu, tampak pula Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Genteng yang dihadiri langsung oleh sang Ketua, Maulida Ermawati, didampingi Sekretaris PCA Genteng, Indira Yunia.
Mengusung tema “Terus Bermanfaat dan Membangun Kemandirian Umat”, fun walk kali ini dikemas secara unik. Dipandu oleh Kuncar, seorang sejarawan sekaligus pemilik Cafe Lodji Besar, para peserta diajak berjalan kaki menyusuri gang-gang legendaris Peneleh yang menyimpan memori kolektif perjuangan bangsa dan cikal bakal Muhammadiyah di Surabaya.
Rute napak tilas dimulai dari Jalan Ahmad Jaiz, lalu menuju rumah tokoh perjuangan kemerdekaan, Cak Ruslan Abdul Gani, di Kampung Plampitan. Perjalanan berlanjut ke SD Muhammadiyah 2 Surabaya—sekolah dasar Muhammadiyah tertua di Kota Surabaya—kemudian melintasi kediaman pahlawan nasional HOS Cokroaminoto, hingga berakhir di rumah kelahiran proklamator RI, Ir. Soekarno, di Jalan Pandean.
Ketua PCA Genteng, Maulida Ermawati, mengungkapkan bahwa kegiatan ini menjadi wadah silaturahmi yang strategis antarwarga persyarikatan sekaligus bentuk nyata kepedulian sosial di tengah masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kita tidak hanya berolahraga dan menjalin ukhuwah, tetapi juga mendukung penuh upaya LAZISMU dalam memberdayakan serta menyejahterakan umat,” ujar Maulida.
Pemberdayaan Ekonomi dan Kepedulian Sosial
Tidak sekadar jalan sehat, peringatan Milad ke-24 LAZISMU Jatim ini juga diintegrasikan dengan berbagai program kemaslahatan masyarakat. Di sekitar lokasi acara, diselenggarakan mini bazar Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk menggerakkan ekonomi lokal, serta layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi warga umum.
Sebagai bentuk komitmen sosial, LAZISMU juga menggelar pengajian umum, penyerahan santunan kepada anak-anak yatim, hingga pembagian 1.000 porsi bakso gratis untuk para peserta dan warga sekitar Kampung Peneleh.
Suasana pembukaan acara di titik finish Cafe Lodji Besar juga kian semarak dengan penampilan seni dari siswa SD Muhammadiyah 2 Surabaya. Lantunan ayat suci Al-Qur’an dibacakan secara khidmat oleh Alif Noval, yang kemudian disusul oleh penampilan apik duo pianika dari siswa bernama Chalief dan Khiyar.
Acara yang berlangsung hingga pukul 12.00 WIB ini berjalan dengan tertib dan lancar. Peringatan milad ini diharapkan dapat memperkuat sinergi, kolaborasi, serta kepedulian antardaerah dan lembaga di bawah naungan Muhammadiyah dan Aisyiyah demi kemandirian umat yang berkelanjutan. (yupan)





