Gresik, wartapoint – Yayasan Pusat Pengembangan Taman Kanak-kanak Taman Pendidikan Al-Qur’an (PPTKA) Gresik sukses menggelar Wisuda Santri Ta’limul Qur’an Lil Aulad (TQA) ke-10 dan Wisuda Mahasiswa Pendidikan Guru Al-Qur’an (PGA) ke-3 di Gedung Nasional Indonesia (GNI) Gresik, Sabtu (4/7/2026).
Acara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, menjadi momentum penting dalam mencetak generasi Qurani yang berilmu dan berakhlak mulia.
Sebanyak 82 santri TQA dan 18 mahasiswa Pendidikan Guru Al-Qur’an resmi diwisuda sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka dalam menempuh pendidikan Al-Qur’an. Prosesi ini menjadi bukti komitmen Yayasan PPTKA Gresik dalam melahirkan generasi yang tidak hanya mampu membaca dan memahami Al-Qur’an, tetapi juga siap mengamalkan serta mengajarkannya kepada masyarakat.
Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah tokoh agama dan masyarakat, di antaranya Ketua MUI Kabupaten Gresik KH Ainur Rofiq Thoyyib, Ketua DMI Kabupaten Gresik Zainal Abidin, S.Ag., M.Fil.I., jajaran pembina dan pengawas yayasan, Ketua Pimpinan Cabang Muhammadiyah Dukun, Ketua FKPQ Kabupaten Gresik, Ketua BKPRMI, Ketua DPAC FKPQ Dukun, hingga pimpinan KSPPS BMT Mandiri Sejahtera Gresik.
Kehadiran para tokoh tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap penguatan pendidikan Al-Qur’an di Kabupaten Gresik sekaligus memberikan motivasi kepada para wisudawan agar terus mengembangkan ilmu yang telah diperoleh.
Ketua Yayasan PPTKA Gresik, Sholikhul Amin, S.Sos.I, dalam sambutannya mengucapkan selamat kepada seluruh santri dan mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan. Ia menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan awal dari pengabdian kepada Al-Qur’an.
“Hari ini bukan sekadar menerima ijazah dan medali, tetapi menerima amanah. Jadilah pribadi yang selalu dekat dengan Al-Qur’an, karena kemuliaan seseorang bukan hanya diukur dari gelarnya, melainkan dari sejauh mana ia menjaga dan mengamalkan kalam Allah dalam kehidupan sehari-hari. Teruslah belajar, mengajarkan Al-Qur’an, dan jadilah teladan yang menebarkan manfaat bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan agama. Semoga para wisudawan menjadi generasi Qurani yang berakhlak mulia, menginspirasi, serta menjadi cahaya di tengah kehidupan umat,” ujarnya.
Rangkaian acara berlangsung meriah namun tetap khidmat. Diawali dengan penampilan dari anak-anak SDN SLB Cerme, acara dilanjutkan dengan sambutan para tamu undangan, prosesi wisuda, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, pemberian penghargaan kepada wisudawan berprestasi, hingga doa bersama sebagai ungkapan rasa syukur.
Melalui penyelenggaraan wisuda ini, Yayasan PPTKA Gresik berharap dapat terus melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an, berkarakter Islami, serta mampu menjadi pelopor dalam membangun masyarakat yang berakhlakul karimah.
Semangat mencetak generasi Qurani diharapkan terus tumbuh sebagai investasi terbaik bagi masa depan umat, sekaligus memperkuat peran pendidikan Al-Qur’an dalam membangun generasi bangsa yang beriman, berilmu, dan berakhlak. (Muriyono/yupan)






