Depok, wartapoint — Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Rumah Sakinah Mentari Muhammadiyah bergandengan tangan dengan Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi (BBPPMPV) Bisnis dan Pariwisata menyelenggarakan Pelatihan Salon dan Kecantikan Dasar bagi kelompok rentan.
Kegiatan yang dirancang untuk mendongkrak kemandirian ekonomi masyarakat ini berlangsung selama tiga hari, mulai Jumat (24/7/2026) hingga Minggu (26/7/2026), bertempat di Ruang Sidang Besar BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Kota Depok, Jawa Barat.
Melalui program pelatihan vokasi aplikatif ini, para peserta dibekali materi teori hingga praktik dasar tata rias dan kecantikan. Pembekalan tersebut disiapkan sebagai modal utama peserta untuk menembus dunia kerja maupun membuka usaha mandiri.
Dorong Kemandirian Ekonomi Tanpa Diskriminasi
Dalam sambutannya, Ketua PKBM Rumah Sakinah Mentari Muhammadiyah, Febry Amirullah, menegaskan bahwa pelatihan ini diselenggarakan tanpa dipungut biaya alias gratis. Ia meminta para peserta memanfaatkan kesempatan emas ini sebaik mungkin.
“Kesempatan seperti ini tidak datang setiap saat. Keterampilan adalah jalan menuju kemandirian ekonomi dan kehidupan yang lebih baik. Rumah Sakinah Muhammadiyah hadir untuk mendampingi masyarakat agar bangkit, berdaya, dan memiliki masa depan yang penuh harapan,” ujar Febry, Jumat (24/7/2026).
Febry menambahkan, pihaknya berkomitmen memberikan ruang bertumbuh bagi setiap individu tanpa memandang latar belakang sosial kehidupan mereka.
Sinergi Pemerintah dan Lembaga Masyarakat
Pada kesempatan yang sama, Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV Bisnis dan Pariwisata, Zulfikar, menyambut positif kolaborasi yang menyasar langsung kebutuhan riil masyarakat tersebut. Menurutnya, pendidikan vokasi merupakan instrumen krusial dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM).
”Melalui kerja sama ini, kami berharap para peserta tidak hanya memperoleh keterampilan teknis, tetapi juga memiliki kepercayaan diri untuk bekerja, berwirausaha, dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya,” kata Zulfikar.
Sinergi antara pemerintah dan lembaga pendidikan nonformal ini diharapkan dapat terus berlanjut guna memperluas akses pendidikan vokasi. Dengan keterampilan dasar salon yang diperoleh, para peserta diyakini mampu menciptakan peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan, serta menjadi pribadi yang mandiri dan produktif. (Red)






