
Surabaya, wartapoint — MI Muhammadiyah 25 Surabaya terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang sehat dan ramah anak. Melalui kolaborasi dengan Puskesmas Sidotopo Wetan, madrasah menggelar Program Imunisasi Lanjutan dan Gosok Gigi Bersama pada Kamis (13/8/2026).
Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB di Musholla Al Jadiid ini diikuti oleh para siswa dari kelas I, IV, dan V sesuai dengan sasaran program pemerintah.
Acara dibuka dengan sesi edukasi yang menekankan pentingnya menjaga kesehatan fisik sebagai bagian dari ikhtiar dan rasa syukur atas nikmat Allah SWT. Dipandu langsung oleh tim medis dan didampingi guru, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh tahapan.
Fokus Pelayanan Tiap Jenjang
Pelaksanaan program kali ini terbagi ke dalam beberapa fokus tindakan sesuai jenjang kelas:
- Siswa Kelas I: Menerima imunisasi MR (Measles-Rubella) guna pencegahan dini terhadap penyakit campak, rubela, dan komplikasi tumbuh kembang.
- Siswa Kelas IV: Mengikuti aksi Gosok Gigi Bersama. Dengan membawa sikat gigi dan gelas dari rumah, mereka mempraktikkan teknik menyikat gigi yang tepat di bawah bimbingan nakes.
- Siswi Kelas V: Mendapatkan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) sebagai langkah perlindungan sejak dini dari risiko kanker serviks di masa depan.
Kesehatan Fondasi Utama Pembelajaran
Kepala MI Muhammadiyah 25 Surabaya, Ferry Rismawan, M.Pd.I., menegaskan bahwa peran madrasah tidak terbatas pada pendidikan akademik semata, tetapi juga pembentukan kebiasaan hidup bersih dan sehat.
”Melalui program ini, kami ingin menanamkan kesadaran bahwa menjaga kesehatan adalah bagian dari rasa syukur. Semoga siswa tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi masyarakat,” tutur Ferry.
Apresiasi juga datang dari tenaga kesehatan yang bertugas. Menurut perwakilan nakes, sinergi yang solid antara pihak madrasah, orang tua, dan tim medis menjadi kunci suksesnya kegiatan ini. Petugas memuji keberanian dan antusiasme para siswa selama proses imunisasi maupun edukasi kebersihan mulut.
Kesan dan Antusiasme Para Siswa
Meskipun beberapa siswa sempat merasa ragu, pendekatan persuasif dari tim medis berhasil membuat suasana menjadi lebih cair dan kondusif.
Gavin Arjuna Kusumah, siswa kelas IV, mengaku senang bisa belajar teknik menyikat gigi yang benar. “Saya jadi tahu cara menyikat gigi yang benar, tidak boleh terburu-buru supaya semua bagian bersih,” ungkapnya.
Pengalaman senada dirasakan Aisyah Syifa Alinurrahman, siswi kelas V peserta imunisasi HPV. “Awalnya takut disuntik, tapi setelah dijelaskan manfaatnya untuk masa depan, saya jadi berani,” ujarnya.
Melalui agenda rutin ini, MIM 25 Surabaya berharap budaya hidup bersih dapat terus diterapkan para siswa, baik di sekolah maupun lingkungan rumah. Kolaborasi lintas sektor ini menjadi bukti nyata kepedulian bersama dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul secara intelektual sekaligus kuat secara fisik. (Siti Islaha)





