
Surabaya, wartapoint — Tiga pengurus Majelis Pembinaan Kader (MPK) PD Aisyiyah Kota Surabaya mengikuti seleksi pelatihan desain grafis yang diselenggarakan oleh Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kota Surabaya bekerja sama dengan LPK Inzaghi Gigantara Solusindo pada Jumat (21/8/2026).
Berlokasi di LPK Inzaghi Gigantara Solusindo, Jl. Bendul Merisi Selatan Airdas No. 25, ketiga kader tersebut—Halimatuz Zuhriah, Yayuk Tri Harawati, dan Dini Widjayanti—bersaing ketat dengan 67 peserta lainnya. Mereka memperebutkan 16 kuota peserta yang disediakan untuk program pelatihan ini.
Acara diawali dengan pengarahan dari Pimpinan LPK Inzaghi Gigantara Solusindo, Nun Jamianto. Dalam sambutannya, ia menegaskan bahwa seluruh biaya pelatihan ditanggung penuh oleh Disperinaker Kota Surabaya. Oleh karena itu, peserta yang lolos berkomitmen untuk tidak mundur di tengah jalan.
Pelatihan intensif ini dijadwalkan berlangsung selama 24 hari, mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB.
”Tujuan utama program ini bukan sekadar nilai, melainkan penguasaan kompetensi mendalam. Lulusan dituntut cakap secara attitude maupun keahlian teknis di bidang desain grafis,” ujar Nun Jamianto.
Seluruh lulusan nantinya akan mengantongi sertifikat resmi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Selain itu, peserta akan diajak melakukan kunjungan industri ke perusahaan mitra, serta mendapatkan akses informasi lowongan kerja yang relevan.
Tahapan seleksi berbasis gawai (smartphone) dan wawancara memberikan tantangan tersendiri bagi para peserta. Halimatuz Zuhriah mengungkapkan bahwa materi tes mencakup penilaian sikap, kerja sama tim, pengetahuan dasar desain, hingga matematika.
”Saat wawancara, faktor waktu pelatihan yang panjang menjadi bahan pertimbangan utama kami. Sebagai ibu rumah tangga yang juga aktif mengajar di TK dan PPT, durasi pelatihan penuh waktu tentu membutuhkan penyesuaian intens,” tuturnya.
Meski didominasi peserta usia muda yang akrab dengan teknologi, Dini Widjayanti menegaskan antusiasme timnya tidak surut.
”Sebagian besar peserta memang anak muda yang fresh dan fasih IT. Namun, sebagai kader Aisyiyah, kami memiliki semangat tinggi untuk terus membuka wawasan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” jelas Dini.
Apresiasi juga disampaikan oleh Yayuk Tri Harawati atas perhatian Pemerintah Kota Surabaya terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia warga lokal.
”Terima kasih kepada Pemkot Surabaya yang telah memberikan kesempatan ini. Perhatian ini sangat berarti dalam mencetak generasi warga Surabaya yang cakap dan unggul di bidang teknologi,” pungkas Yayuk. (yupan)
#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #aisyiyah





