
Surabaya, wartapoint — Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di SD Muhammadiyah 16 Surabaya mulai dipersiapkan dengan pendekatan yang berbeda. IPM Kids tidak hanya menyiapkan panggung dan perlengkapan acara, tetapi juga merancang aktivitas yang mengajak siswa mempraktikkan nilai keteladanan Rasulullah.
Persiapan terlihat di halaman sekolah, Rabu (26/8/2026). Mulai pukul 06.30 WIB anggota IPM Kids bergotong royong memasang hadiah yang telah dibawa oleh para siswa. Rangkaian hadiah tersebut nantinya menjadi bagian dari kegiatan Maulid Nabi yang direncanakan berlangsung di halaman sekolah.
Ketua IPM Kids sekaligus SLhT, Noura Malia, mengatakan kegiatan tersebut sengaja dibuat agar siswa terlibat sejak tahap persiapan hingga pelaksanaan.
“Setiap siswa membawa hadiah. Hadiah tersebut kita gantung di halaman sekolah,” ujar Noura.
Menurutnya, setelah acara selesai, hadiah akan diambil oleh siswa sehingga konsepnya menyerupai tukar kado. Namun, bagi IPM Kids, inti kegiatan bukan pada hadiah yang diterima.
“Jadi seperti tukar kado. Semangatnya adalah berbagi kepada sesama,” katanya.
Konsep tersebut sejalan dengan tema Maulid Nabi yang diusung tahun ini, yakni “Merdeka Meneladani Rasulullah”. Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rhodlifah, SH., M.Pd., mengatakan tema itu dipilih untuk menghadirkan keteladanan Rasulullah SAW dalam pengalaman belajar siswa.
“Tema ‘Merdeka Meneladani Rasulullah’ kita angkat untuk menghadirkan sosok uswatun hasanah yang akan mereka teladani,” kata Ely.
Ia berharap siswa tidak hanya mengenal Rasulullah melalui materi pembelajaran, tetapi juga berusaha menerapkan nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.
“Nabi Muhammad adalah manusia mulia, nabi akhir zaman, maka kita harus meneladaninya,” ujar Ely kepada panitia IPM Kids.
Semangat tersebut kemudian diperluas melalui aksi sosial. Selain menyiapkan kegiatan berbagi hadiah, IPM Kids juga menggalang donasi untuk korban bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Kita juga menggalang donasi untuk korban bencana NTT,” tutur Noura.
Bagi IPM Kids, rangkaian kegiatan tersebut menjadi kesempatan bagi siswa untuk belajar bahwa keteladanan tidak berhenti pada ucapan. Nilai berbagi dan kepedulian dapat diwujudkan melalui tindakan sederhana yang dilakukan bersama-sama.
Halaman sekolah pun tidak sekadar dipersiapkan sebagai lokasi acara. Tempat tersebut menjadi ruang bagi siswa untuk belajar bekerja sama, berbagi, dan menumbuhkan kepedulian sosial dalam suasana peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
(Ahmad Mahmudi)
#beritanasional #indonesia #jawatimur #surabaya #muhammadiyah #sekolah





