
Gorontalo, wartapoint – Merespons musibah kekeringan yang memicu krisis air, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Gorontalo bersama pihak kepolisian dan pemerintah desa menyalurkan bantuan 10.000 liter air bersih kepada warga di Kecamatan Boliyohuto, Kabupaten Gorontalo.
Penyaluran air bersih yang berlangsung pada Kamis (3/9/2026) mulai pukul 12.31 hingga 19.20 WITA ini diprioritaskan bagi masyarakat terdampak di dua titik, yakni Desa Parungi dan Desa Iloheluma.
Respons Cepat Tanggap Darurat
Penyaluran bantuan ini memanfaatkan armada mobil tangki berkapasitas 5.000 liter yang dikerahkan secara bertahap oleh tim gabungan BPBD Provinsi Gorontalo dan Polsek Boliyohuto.
Mewakili Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Gorontalo Rusli W. Nusi, Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Hifny Tegela menjelaskan bahwa aksi ini merupakan langkah cepat pemerintah daerah dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat yang kesulitan mendapat air layak konsumsi.
”Distribusi ini merupakan bentuk respons terhadap kondisi kekeringan di lapangan sekaligus tindak lanjut atas permohonan bantuan dari pemerintah desa serta warga setempat. Kami memastikan bantuan hadir tepat waktu,” ungkap Hifny pada Jumat (4/9/2026).
Siapkan Distribusi Lanjutan
Tim teknis yang diterjunkan ke lapangan, termasuk Anton Hulima dan Adi Kuncoro/AY Kadir dari BPBD Provinsi Gorontalo, memastikan seluruh proses pembagian air berjalan dengan aman, tertib, dan lancar hingga malam hari.
Hifny menambahkan, pihaknya akan terus memantau ketersediaan air bersih di wilayah-wilayah rawan secara berkala. Jika kemarau berlanjut dan krisis belum teratasi, BPBD siap mengoordinasikan pendistribusian air bersih tahap lanjutan.
”Prinsip utama kami adalah memastikan akses masyarakat terhadap air bersih tetap terjaga. Pemantauan berkala terus berjalan, dan jika memang masih dibutuhkan, bantuan susulan siap dikirimkan kembali,” tegasnya. (yupan)
#sosial #bpbdgorontalo #beritanasioanal #indonesia #gorontalo





