Respon Kabut Asap, MDMC Kalteng dan APHI Sediakan Rumah Singgah Oksigen Gratis di Palangka Raya

Must read

- Advertisement -

Palangkaraya, wartapoint — Dampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang memicu kabut asap pekat di Kota Palangka Raya terus mendapatkan perhatian serius dari lembaga kemanusiaan. Lembaga Resiliensi Bencana (LRB/MDMC) Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Tengah berkolaborasi dengan Asosiasi Pengusaha Hutan Indonesia (APHI) Komda Kalteng membuka layanan Rumah Singgah Oksigen Gratis bagi warga terdampak, Kamis (10/9/2026).

​Fasilitas ini dihadirkan untuk mendukung Posko Wilayah MDMC Kalteng dan Pos Pelayanan MDMC Kota Palangka Raya dalam memberikan pertolongan pertama serta perlindungan kesehatan masyarakat dari bahaya paparan asap ekstrim.

​Lokasi dan Jam Operasional Layanan

​Rumah Singgah Oksigen disiapkan khusus untuk membantu warga yang mengalami gangguan pernapasan atau membutuhkan asupan oksigen medis akibat terpapar kabut asap.

  • ​Lokasi: Kantor Sekretariat APHI Komda Kalteng, Jl. Beruk Angis No. 16, Kota Palangka Raya.
  • ​Waktu Layanan: Buka setiap hari, pukul 09.00 – 16.00 WIB.
  • ​Biaya: Gratis tanpa dipungut biaya bagi seluruh masyarakat yang membutuhkan.

​Bentuk Kepedulian dan Kolaborasi Kemanusiaan

​Ketua APHI Komda Kalteng, Achwan, menegaskan bahwa pembukaan fasilitas ini merupakan aksi sosial nyata untuk merespons krisis kesehatan akibat karhutla. Menurutnya, penanganan dampak bencana udara tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, melainkan butuh sinergi lintas sektor.

​”MDMC Kalteng sudah terbukti dengan semangat One Muhammadiyah One Response (OMOR), selalu hadir dan memberikan manfaat bagi umat serta negara. Kolaborasi ini adalah langkah konkret kami membantu warga,” ujar Achwan.

​Sementara itu, Ketua LRB/MDMC Kalteng, Heru Setiawan, menjelaskan bahwa penanganan bencana karhutla harus mencakup perlindungan bagi korban terdampak di pemukiman, bukan sekadar pemadaman di titik api.

​”Respons bencana tidak hanya saat pemadaman di lapangan, tetapi juga memitigasi dampaknya. Rumah Singgah Oksigen ini menjadi bentuk ikhtiar kami dalam memberikan perlindungan kesehatan bagi warga Palangka Raya,” ungkap Heru.

​Puluhan Warga Mulai Manfaatkan Layanan

​Antusiasme dan kebutuhan masyarakat terhadap layanan ini tergolong tinggi. Ketua Posko Koordinasi Karhutla MDMC Kalteng, Inayati Muharini, menyampaikan bahwa sejak pertama kali dibuka hingga Minggu (13/9/2026), belasan warga telah datang untuk memulihkan kondisi fisiknya.

​”Sejak dibuka dari Jumat (10/9) hingga Ahad (13/9), tercatat sebanyak 28 warga telah berkunjung dan mendapatkan layanan terapi oksigen secara gratis,” terang Inayati.

​MDMC Kalteng bersama APHI berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dan menjaga operasional Rumah Singgah Oksigen selama kondisi udara di Palangka Raya belum membaik. (mf/yupan)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article