
Surabaya, wartapoint – Memperingati Hari Kunjungan Perpustakaan yang jatuh pada tanggal 14 September, suasana di perpustakaan SD Muhammadiyah 29 Surabaya tampak hangat dan penuh semangat literasi pada Rabu (16/9/2026). Momentum ini dimanfaatkan oleh tim Jurnalis Cilik sekolah untuk mengulas pentingnya peran perpustakaan dalam mendukung wawasan dan kegiatan jurnalistik para siswa.
Wawancara interaktif tersebut dipandu oleh jurnalis cilik Lakeisha Zalfa Naqiyya Permana, yang mewawancarai dua rekan sesama jurnalis cilik, yakni Azkiya Nur Fatimah dan Diva Nur Ramadhanty Sahrial.
Perpustakaan Sebagai ‘Gudang Harta Karun’ Ilmu
Mengawali sesi wawancara, Lakeisha menanyakan makna penting peringatan Hari Kunjungan Perpustakaan bagi para pelajar. Menurut Azkiya Nur Fatimah, momen ini menjadi pengingat berharga agar para siswa tidak lupa untuk terus belajar dan membiasakan diri membaca.
”Penting banget, karena mengingatkan kita untuk selalu belajar membaca dan mendatangi perpustakaan. Sebagai jurnalis cilik, perpustakaan itu seperti gudang harta karun ilmu buat kita,” ungkap Azkiya dengan penuh semangat.
Kesadaran akan pentingnya literasi juga ditunjukkan melalui kebiasaan rutin berkunjung ke perpustakaan sekolah. Diva Nur Ramadhanty Sahrial menceritakan bahwa dirinya rutin berkunjung ke perpustakaan 1 hingga 5 kali dalam seminggu, terutama saat jam istirahat sekolah.
”Buku yang sering kubaca sampai jadi favorit adalah buku komik sains. Ini sangat berguna buat mengasah otak kita,” tutur Diva.
Menunjang Tugas dan Penulisan Jurnalistik
Sebagai jurnalis cilik yang aktif memproduksi karya tulis, perpustakaan memegang peranan strategis dalam menunjang tugas-tugas mereka. Azkiya menjelaskan bahwa sebelum turun melakukan wawancara, perpustakaan menjadi tempat utama untuk menggali riset awal dan data penunjang.
”Manfaatnya besar sekali. Perpustakaan membantu kita mencari data sebelum wawancara, menambah kosa kata supaya tulisan kita makin bagus, dan memberikan ide-ide berita yang menarik,” jelasnya.
Pesan Ajak Teman: Jangan Malas ke Perpustakaan!
Di akhir wawancara, jurnalis cilik SD Muhammadiyah 29 Surabaya ini menyampaikan pesan hangat bagi seluruh teman-temannya di sekolah agar tidak ragu menjadikan perpustakaan sebagai tempat favorit.
”Pesan aku, jangan ragu untuk datang ke perpustakaan! Di sini bukannya membosankan, tapi justru seru sekali. Ingat, makin banyak membaca, makin banyak hal keren yang bisa kita ketahui,” pungkas Diva menyemangati teman-temannya.
Melalui kegiatan wawancara ini, para jurnalis cilik SD Muhammadiyah 29 Surabaya membuktikan bahwa budaya literasi dan membaca dapat dipupuk sejak dini dengan cara yang menyenangkan, kreatif, dan inspiratif. (Tim jurnalis cilik SD Muhammadiyah 29 Surabaya)





