
Kotawaringin Timur, wartapoint — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda wilayah Kalimantan telah menghanguskan puluhan ribu hektar lahan. Menghadapi situasi darurat ini, Muhammadiyah melalui komando One Muhammadiyah One Response (OMOR) bergerak cepat menurunkan para relawan untuk memberikan penanganan medis, layanan rumah oksigen, pemadaman darat, hingga penyaluran bantuan logistik.
Sebagai bentuk kepedulian nyata, Muhammadiyah Kotawaringin Timur menyalurkan bantuan 100 dus air mineral Q-MAS kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kotawaringin Timur pada Rabu (9/9/2026).
Sinergi dan Kolaborasi Kemanusiaan
Bantuan logistik tersebut diserahkan langsung kepada BPBD Kotim sebagai dukungan bagi para petugas dan relawan yang berada di garis depan pemadaman api. Aksi kemanusiaan ini merupakan join program kolaborasi antara Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kotawaringin Timur, LAZISMU Kotim, dan Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Kotim.
Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut:
- Satria Rahman (Bendahara PDM Kotawaringin Timur)
- Ahirul Agus (Ketua LAZISMU Kotim)
- H. Muhammad Alexander (Ketua MDMC Kotim)
- Agus Mulyani (Staf LAZISMU Kotim)
Amanah Jamaah Salat Istisqa
Ketua LAZISMU Kotim, Ahirul Agus, menjelaskan bahwa bantuan air minum ini bersumber dari himpunan infak dan sedekah jamaah Salat Istisqa yang digelar sebelumnya di Universitas Muhammadiyah Sampit. Dukungan dana kemudian ditambahkan oleh PDM Kotim hingga menggenapi kuota bantuan menjadi 100 dus.
“Air minum ini merupakan amanah dari para jamaah Salat Istisqa dan dukungan PDM Kotawaringin Timur. Kami berharap bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan air minum para petugas dan relawan yang bekerja berjam-jam di lapangan di tengah kondisi cuaca panas dan paparan asap pekat,” ujar Ahirul Agus.
Penyemangat Garda Terdepan
Sementara itu, Ketua MDMC Kotim, H. Muhammad Alexander, menegaskan bahwa penanganan karhutla tidak hanya berfokus pada pemadaman titik api, tetapi juga kesehatan dan keselamatan personel yang berjibaku di lapangan.
“Semoga bantuan ini menjadi penyemangat bagi para relawan dan menjadi amal kebaikan bagi seluruh masyarakat yang telah berinfak. Kami mengajak masyarakat untuk terus menumbuhkan kepedulian selama masa tanggap darurat ini,” tutur Alexander.
Pihak BPBD Kabupaten Kotawaringin Timur menyambut baik serta mengapresiasi tinggi atas respons cepat dan dukungan logistik dari Muhammadiyah. Sinergi ini mempertegas peran Muhammadiyah sebagai gerakan dakwah yang tidak hanya berfokus pada ibadah ritual, tetapi juga hadir secara nyata melalui aksi sosial dan kemanusiaan di masyarakat. (Muhammad Fitriani)





