
Boyolali, wartapoint — Musim kemarau yang berkepanjangan kembali memicu persoalan krisis air bersih di sejumlah wilayah Kabupaten Boyolali. Menanggapi kondisi tersebut, aksi nyata kepedulian ditunjukkan oleh jajaran TNI Koramil 17/Wonosegoro Kodim 0724/Boyolali yang bersinergi dengan kelompok relawan untuk membantu warga terdampak.
Babinsa Desa Bengle, Serka Sofyanto, turun langsung mengawal dan membantu proses pendistribusian bantuan air bersih yang disalurkan oleh komunitas relawan asal Klaten kepada warga Desa Bengle, Kecamatan Wonosamudro, Kabupaten Boyolali, Minggu (13/9/2026).
Solusi Tepat Sasaran di Tengah Kekeringan
Memasuki puncak kemarau, minimnya intensidad curah hujan membuat sumber-sumber air warga menyusut drastis. Kehadiran armada tangki air bersih ini menjadi angin segar sekaligus membawa harapan baru bagi masyarakat yang kesulitan memenuhi kebutuhan harian seperti memasak, minum, dan sanitasi.
Untuk memastikan bantuan berjalan tertib dan tepat sasaran, Serka Sofyanto bahu-membahu bersama para relawan membagikan air bersih secara merata kepada warga yang telah mengantre dengan tertib.
“Bantuan air bersih ini sangat berarti bagi warga, terutama di tengah kondisi kemarau saat ini. Kami bersama para relawan berupaya memastikan seluruh pendistribusian dapat diterima langsung oleh masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” ujar Serka Sofyanto di sela-sela kegiatan.
Sinergi Keberlanjutan untuk Masyarakat
Kehadiran Babinsa di tengah-tengah warga tidak hanya sekadar membantu teknis pembagian air, melainkan juga bentuk kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam merespons bencana kekeringan di wilayah binaan.
Serka Sofyanto berharap aksi sosial semacam ini dapat terus berlanjut dan memantik kepedulian dari berbagai pihak lainnya. Menurutnya, kolaborasi yang kuat antara TNI, komunitas relawan, dan masyarakat adalah kunci utama dalam meringankan beban warga sekaligus menghadirkan solusi konkret di tengah dampak musim kemarau. (Agus)





