Semarak Peringatan Hari TNI, Jurnalis Cilik SD Muhammadiyah 7 Surabaya Gelar Wawancara Edukatif

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Mengulas sejarah dan nilai-nilai kebangsaan menjelang peringatan Hari Tentara Nasional Indonesia (TNI), dua jurnalis cilik SD Muhammadiyah 7 Surabaya menggelar sesi wawancara edukatif. Kegiatan jurnalistik ini berlangsung hangat di ruang kelas 4 Ibnu Haytham pada Selasa (6/10/2026).

​Dalam kesempatan tersebut, Tsabita Aulia Rahayu bertindak sebagai jurnalis cilik yang mewawancarai rekan sesamanya, Alisya Shakira Dewi Santoso, guna mendalami makna peringatan Hari TNI beserta peran pentingnya bagi bangsa Indonesia.

​Alisya menjelaskan bahwa penetapan Hari TNI setiap tanggal 5 Oktober memiliki kaitan erat dengan sejarah perjuangan kemerdekaan.

​”Pada tanggal 5 Oktober 1945, pemerintah Indonesia menerbitkan maklumat pembentukan Tentara Keamanan Rakyat atau TKR. TKR inilah yang menjadi cikal bakal lahirnya TNI seperti yang kita kenal sekarang,” ungkap Alisya saat menjawab pertanyaan pertama dari Tsabita.

​Lebih lanjut, Alisya memaparkan tiga matra utama yang menjadi pilar dalam struktur pertahanan TNI. Ketiga angkatan tersebut meliputi TNI Angkatan Darat (TNI AD) yang bertugas menjaga wilayah daratan, TNI Angkatan Laut (TNI AL) yang mengamankan wilayah perairan dan lautan, serta TNI Angkatan Udara (TNI AU) yang menjaga ruang udara Indonesia.

​Tidak hanya berfokus pada fungsi pertahanan militer, Alisya juga menyoroti peran sosial prajurit di masa damai. TNI memiliki tugas Operasi Militer Selain Perang (OMSP), yang mencakup bantuan kemanusiaan saat bencana alam, pengamanan daerah perbatasan, hingga penuntasan pembangunan di wilayah terpencil.

​Saat ditanya mengenai keteladanan prajurit bagi para pelajar, Alisya menegaskan pentingnya menyerap nilai-nilai positif TNI di lingkungan sekolah. Karakter seperti kedisiplinan tinggi, cinta tanah air, rela berkorban, dan semangat pantang menyerah menjadi poin utama yang perlu ditiru para siswa SD Muhammadiyah 7 Surabaya.

​”Sikap patriotisme bisa dibuktikan melalui hal-hal sederhana di sekolah, seperti mengikuti upacara bendera secara tertib, mematuhi aturan, menghormati guru dan teman, serta rajin belajar demi kemajuan bangsa,” tutur Alisya menutup sesi wawancara.

​Melalui liputan khusus antarjurnalis cilik ini, diharapkan pemahaman sejarah pertahanan negara serta semangat nasionalisme dapat terus tertanam kuat pada diri para siswa sejak usia dini. (Tim jurnalis cilik SD Muhammadiyah 7 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article