
Surabaya, wartapoint — Upaya mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di kalangan generasi muda terus disosialisasikan lewat cara-cara kreatif. Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) RI bersama Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Jawa Timur bersiap menggelar program Digital Peace Creator bagi para pelajar di Jawa Timur.
Guna mematangkan persiapan acara tersebut, FKPT Jawa Timur menggelar rapat koordinasi teknis di Surabaya pada Jumat (16/10/2026). Rapat dihadiri oleh staf BNPT RI, Fafa Nurcahyo, bersama jajaran panitia lokal dan pengurus FKPT Jatim.
Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Ketua FKPT Jawa Timur, Prof. Dr. Husniyatus Salamah Zainiyati, M.Ag. Turut mendampingi dalam rapat tersebut Kepala Bidang Penelitian Dr. Muchamad Arifin, Kepala Bidang Perempuan dan Anak Dra. Faridatul Hanum, M.Si., serta Kepala Bidang Pemuda dan Pendidikan Arie Mahendra Adhiarta, S.Kom. Selain itu, hadir pula Satgas Administrasi Kuni Auliya Hamidah, S.M., dan Satgas IT Ahmad Nur Muhaimin, S.Ud.
Pertemuan ini berfokus pada penyelarasan kesiapan teknis, alur kepanitiaan, serta penguatan sinergi antara BNPT RI dan FKPT Jawa Timur agar pesan edukasi perdamaian dapat tersampaikan secara optimal.
Pelibatkan 250 Pelajar Surabaya dan Sidoarjo
Kegiatan Digital Peace Creator dijadwalkan berlangsung di Surabaya pada Kamis (22/10/2026). Sebanyak 250 pelajar tingkat menengah dari wilayah Surabaya dan Sidoarjo dipastikan hadir sebagai peserta.
Melalui pelatihan ini, para siswa tidak hanya dibekali pemahaman mengenai ancaman radikalisme, tetapi juga dilatih memproduksi konten-konten digital yang positif, mengedepankan toleransi, serta memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
Ketua FKPT Jawa Timur, Husniyatus Salamah Zainiyati, menekankan pentingnya intervensi positif di ruang siber. Menurutnya, perkembangan pesat teknologi informasi membuat media sosial menjadi saluran utama generasi muda dalam menyerap informasi dan membentuk sudut pandang.
Oleh karena itu, ruang digital perlu dibanjiri narasi-narasi sejuk guna menekan penyebaran ujaran kebencian maupun propaganda paham kekerasan.
”Melalui Digital Peace Creator, generasi muda kita harapkan tidak sekadar menjadi konsumen media digital, melainkan mampu tampil sebagai agen perubahan yang aktif memproduksi pesan-pesan perdamaian secara kreatif dan relevan,” jelasnya.
Dihadiri Kepala BNPT RI dan Jajaran Forkopimda
Acara puncaknya direncanakan bakal dihadiri langsung oleh Kepala BNPT RI, Komjen. Pol. (Purn.) Eddy Hartono, S.I.K., M.H., beserta jajaran pejabat utama BNPT RI dan unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Jawa Timur.
Kehadiran para pemangku kepentingan ini mempertegas komitmen lintas sektor dalam membangun ketahanan benteng moral anak muda dari ancaman ideologi ekstremis.
FKPT Jawa Timur optimistis kegiatan ini dapat menjadi pemantik gerakan kolektif di kalangan pelajar. Menjaga kondusivitas dan perdamaian di era digital dinilai bukan semata tugas pemerintah, melainkan membutuhkan partisipasi aktif generasi muda sebagai penggerak utama budaya komunikasi di dunia maya.
Penulis: Muchamad Arifin
Editor: (yupan)





