
Surabaya, wartapoint – Program pertukaran guru (Teacher Exchange) menjadi momen berharga untuk saling berbagi pengalaman, ilmu, dan praktik baik antar lembaga pendidikan. Hal inilah yang dirasakan oleh Novi Nurlistyani, S.Pd. SD., guru dari SD Muhammadiyah 29 Surabaya (SD Mudalan), selama menjalani program Teacher Exchange di SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas).
Selama mengikuti program tersebut, Novi mengungkapkan rasa senang dan bersyukurnya atas banyaknya pengalaman baru yang bernilai positif.
Pembiasaan Adab dan Karakter Siswa yang Berkesan
Salah satu hal yang paling berkesan bagi Novi adalah penanaman karakter dan pembiasaan adab siswa sehari-hari di SD Muhammadiyah 11 Surabaya.
Ia mengaku sangat tersentuh melihat tradisi menyambut pagi di sekolah tersebut, di mana para siswa secara santun langsung menyapa dan mencium tangan para guru saat tiba di sekolah.
“Pembiasaan sederhana seperti menyapa dan mencium tangan guru setiap pagi sangat bagus untuk menanamkan adab serta rasa hormat. Anak-anak di SD Muhlas tidak hanya sopan dan jujur, tetapi pembiasaan ibadahnya juga sangat baik,” ujar Novi kepada media wartapoint.id, Jumat (16/10/2026).
Selain penguatan karakter, ia juga mengapresiasi beragamnya kegiatan ekstrakurikuler di SD Muhlas yang memberi ruang luas bagi siswa untuk mengeksplorasi minat dan bakat mereka.
Pengalaman Mengajar yang Menyenangkan di Kelas 4
Selama program berlangsung, Novi mendapat kesempatan untuk mengajar di kelas 4 Al Matiin dan 4 Ar Rosyid. Kesempatan berinteraksi dan belajar bersama para siswa di kedua kelas tersebut memberikan kesan mendalam baginya.
Keceriaan dan antusiasme siswa di kelas membuat suasana pembelajaran terasa dinamis, hangat, dan menyenangkan.
Kenyamanan Fasilitas dan Kehangatan Lingkungan Sekolah
Tidak hanya suasana pembelajaran, fasilitas sekolah dan keramahan warga SD Muhammadiyah 11 Surabaya juga membuat pengalaman Teacher Exchange ini terasa sangat nyaman.
Novi menceritakan momen-momen menyenangkan saat jam istirahat sekolah, di mana posisi kelas 4 Al Matiin yang berdekatan dengan kantin memberinya kesempatan untuk menikmati jajanan sekolah.
“Kantinnya sangat bersih dan jajanannya enak-enak. Kebetulan kelas 4 Al Matiin dekat dengan kantin, jadi setiap istirahat pertama saya sering menyempatkan diri untuk jajan di sana. Selain itu, layanan catering prasmanan untuk guru juga sangat membantu dan membuat saya merasa sangat disambut dan nyaman,” ungkapnya.
Harapan dan Komitmen Mewujudkan Pembelajaran Bermakna
Novi pun menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh keluarga besar SD Muhammadiyah 11 Surabaya atas sambutan yang begitu hangat dan bersahabat.
Ia berharap, ilmu dan praktik baik yang diperolehnya selama berada di SD Muhlas dapat diadaptasi dan diterapkan untuk kemajuan di SD Muhammadiyah 29 Surabaya.
“Semoga SD Muhammadiyah 11 Surabaya semakin maju, sukses, dan terus mempertahankan kebiasaan-kebiasaan baik yang sudah berjalan. Saya berharap pengalaman berharga ini bisa saya bagikan kepada rekan-rekan guru serta siswa di SD Mudalan, dan semoga silaturahmi kita tetap terjaga erat,” pungkasnya. (yupan)





