Kajian Pencerah Ahad Pagi PDM Surabaya Hadirkan Beragam Talenta Pelajar hingga Pesan Moral Kiai Saad Ibrahim

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Suasana semarak dan penuh antusiasme tampak memenuhi kompleks Perguruan Muhammadiyah Wiyung, tepatnya di SD Muhammadiyah 15 Surabaya, yang menjadi tuan rumah penyelenggaraan Kajian Pencerah Ahad Pagi oleh Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) bersama Majelis Tabligh Kota Surabaya, Ahad (25/10/2026).

​Mengusung tema utama “Mengelola Authentic Pride dalam Ber-Muhammadiyah”, kegiatan ini menghadirkan narasumber utama Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah yang membidangi Tabligh, Dakwah Komunitas, Pondok Pesantren, serta Pembinaan Haji dan Umrah, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A.

​Acara akbar ini dihadiri oleh berbagai unsur persyarikatan dan masyarakat luas, mulai dari jajaran pimpinan PDM, Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA), PCM, PCA, Ortom, Amal Usaha Muhammadiyah/Aisyiyah (AUM/A), LKSA, takmir masjid, hingga para pelajar, simpatisan, dan masyarakat umum.

​Semarak Pra-Acara oleh Talenta Pelajar Muhammadiyah

​Sebelum memasuki sesi inti kajian, kemeriahan sudah terasa melalui beragam penampilan seni dan kebolehan talenta muda dari lembaga pendidikan Muhammadiyah Wiyung dan sekitarnya.

​Beberapa pengisi acara pra-acara tersebut meliputi:

  • ​TK ABA (Aisyiyah Bustanul Athfal) 31: Anak-anak usia dini melantunkan Surah Al-Fil dengan penuh percaya diri.
  • ​SD Muhammadiyah 15 Surabaya: Menampilkan aksi pianist muda yang berbakat.
  • ​SMP Muhammadiyah 17: Menyuguhkan atraksi seni bela diri Tapak Suci yang memukau.
  • ​SMA Muhammadiyah 9: Membawakan persembahan lagu religi yang menyejukkan.
  • ​LKSA Putri Aisyiyah Wiyung: Menampilkan pembacaan tarjim Al-Qur’an.
  • ​LKSA Putra Muhammadiyah Wiyung: Mementaskan drama kisah kaum Muhajirin.

​Acara kemudian dibuka secara resmi melalui sambutan dari Ketua PCM Wiyung serta Ketua PDM Surabaya. Selain pencerahan rohani, kegiatan ini juga dimeriahkan dengan bazar produk UMKM lokal, serta fasilitas layanan kesehatan berupa cek darah gratis bagi jemaah yang didukung oleh KB Bank.

​Pesan Utama: “Kalah Bukan Kehinaan, Menang Bukan Kemuliaan”

​Memasuki acara inti, Dr. KH. Saad Ibrahim, M.A. menyampaikan tausiyah mendalam mengenai pentingnyamengelola rasa bangga (authentic pride) dalam ber-Muhammadiyah serta menjaga mentalitas Muslim yang tangguh.

​Dalam ceramahnya, Kiai Saad menekankan pentingnya keteguhan hati bagi umat Islam agar tidak terjebak dalam kesombongan maupun keputusasaan dalam menghadapi setiap dinamika perjuangan.

​”Kalah bukan tanda kehinaan, sedangkan menang bukan jaminan kemuliaan. Karena itu, umat Islam hendaknya tetap bersemangat ketika mengalami kekalahan dan tidak menjadi sombong saat meraih kemenangan,” tegas Kiai Saad.

​Lebih lanjut, beliau menjelaskan bahwa kegagalan atau kekalahan seharusnya tidak memudarkan semangat berdakwah, melainkan dijadikan sarana evaluasi dan muhasabah diri. Sebaliknya, setiap pencapaian dan kemenangan harus disikapi dengan rasa syukur tanpa rasa jumawa.

​Kajian Pencerah Ahad Pagi ini berlangsung khidmat hingga akhir acara, meninggalkan kesan mendalam serta motivasi spiritual bagi seluruh kader dan warga Muhammadiyah yang hadir.

​Laporan Jurnalis Pelajar: Almer (SMP Muhammadiyah 17 Surabaya)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article