
Mojokerto, wartapoint – Mengisi kegiatan pembelajaran di luar kelas, siswa kelas 5 Alexandria SD Muhammadiyah 10 Surabaya, Leonard Assha Alfath yang akrab disapa Leo, mengikuti rangkaian kegiatan Cheerful Camp Mumtas 2026. Perkemahan ceria ini berlangsung pada 26–27 Oktober 2026 di kawasan Air Terjun Dlundung Camp, Ketapanrame, Mojokerto, Jawa Timur.
Mengusung tema “Berakhlak, Berkarakter Qur’ani, Mandiri, Bersahabat”, perkemahan yang diikuti oleh seluruh siswa kelas 5 dan 6 ini dirancang sebagai wadah pelatihan kemandirian, pengembangan keterampilan hidup (life skill), serta adaptasi dengan lingkungan alam terbuka.
Salah satu puncak keseruan acara terjadi saat malam keakraban. Leo bersama para peserta lainnya berkumpul mengelilingi kobaran api unggun yang hangat di tengah sejuknya udara pegunungan Mojokerto.
”Suasana malam yang diterangi cahaya api menghadirkan momen kebersamaan yang sangat hangat di antara para peserta,” tutur Leo saat menceritakan pengalaman berkemahnya.
Melatih Kemandirian dan Kerja Sama Tim
Bagi Leo dan teman-temannya, perkemahan ini bukan sekadar sarana rekreasi, melainkan ruang pembelajaran nyata untuk mempraktikkan sikap mandiri, keberanian menghadapi tantangan, hingga pentingnya kekompakan tim.
Melalui berbagai dinamika kelompok di alam terbuka, para siswa didorong untuk aktif mengekspresikan diri, berinovasi, dan menerapkan karakter positif dalam kehidupan sehari-hari.
Keikutsertaan dalam Cheerful Camp Mumtas 2026 menjadi salah satu catatan pengalaman berharga bagi Leo selama menempuh pendidikan di bangku sekolah dasar. Aktivitas ini membuktikan bahwa proses belajar yang bermakna tidak hanya terjadi di dalam ruang kelas, tetapi juga melalui interaksi langsung dengan alam dan sesama teman.
Melalui pengalaman ini, para siswa diharapkan tumbuh menjadi pribadi yang lebih mandiri, bertanggung jawab, serta memiliki tali persahabatan yang erat hingga masa mendatang.
Laporan Jurnalis Cilik: Leonard Assha Alfath (SD Muhammadiyah 10 Surabaya)





