
Lamongan, wartapoint — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah 3 Bulubrangsi (MI Muga Bulubrangsi) keluar sebagai Juara Umum I dalam ajang Ceria Pandu Athfal (CPA) 2026 yang diselenggarakan oleh Kwartir Daerah (Kwarda) Gerakan Kepanduan Hizbul Wathan (HW) Lamongan. Kepastian ini diraih setelah kontingen madrasah tersebut memborong empat gelar juara dan dua penghargaan khusus.
Perkemahan dan rangkaian perlombaan CPA 2026 yang berlangsung selama tiga hari, Jumat–Ahad (23–25/10/2026), dipusatkan di Lapangan Tlogo Ploso, Desa Payaman, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan. Ajang ini menjadi wadah bagi para pandu Athfal untuk mengasah keterampilan, melatih kemandirian, serta memperkuat kerja sama tim.
Berdasarkan rekapitulasi kejuaraan, MI Muga Bulubrangsi mendominasi sejumlah cabang lomba. Kontingen madrasah ini menyabet Juara I Morse Peluit (Putra), Juara I Morse Peluit (Putri), Juara I Klompen Tandem (Putri), dan Juara I Daur Ulang. Selain itu, mereka juga sukses mengamankan Special Award Kultum (Putra) serta Special Award Kebersihan Tenda (Putri).
Deretan prestasi tersebut mengantarkan MI Muga Bulubrangsi mengukuhkan diri di puncak klasemen dan berhak atas trofi Juara Umum I. Capaian ini sekaligus merefleksikan kemampuan para murid dalam menguasai keterampilan kepanduan, kreativitas seni daur ulang, penyampaian pesan keagamaan, hingga kedisiplinan menjaga kebersihan lingkungan perkemahan.
Apresiasi dan Motivasi Berkelanjutan
Ketua Kwarda HW Lamongan, M. Sande Ariawan, M.Pd., menyampaikan apresiasi tinggi atas pencapaian gemilang tersebut. Ia berharap prestasi ini tidak berhenti sebagai kemenangan sesaat dalam sebuah perlombaan, melainkan menjadi pemantik semangat untuk memperkuat pembinaan kepanduan di tingkat qabilah (gugus depan).
”Selamat atas prestasi yang diraih dengan menjadi juara umum. Semoga pencapaian ini semakin memantik semangat untuk terus meningkatkan kualitas pandu Hizbul Wathan di qabilahnya sehingga kelak dapat meraih prestasi yang lebih tinggi lagi,” ujar Sande.
Senada dengan hal tersebut, Kepala MI Muga Bulubrangsi, Nur Amamah, S.Pd., mengungkapkan rasa syukur dan bangganya atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat. Menurutnya, gelar juara umum ini merupakan buah dari kedisiplinan latihan para murid, dedikasi pembina, serta dukungan penuh dari keluarga besar madrasah.
”Alhamdulillah, kami bersyukur dan bangga atas pencapaian ini. Prestasi ini merupakan hasil kerja keras para murid, kesungguhan pembina dalam mendampingi latihan, serta dukungan seluruh keluarga besar madrasah,” kata Nur Amamah.
Ia berpesan agar para murid tidak cepat berpuas diri dengan hasil yang dicapai, melainkan menjadikannya sebagai batu loncatan untuk terus belajar, memperbaiki diri, dan menanamkan nilai-nilai luhur kepanduan dalam keseharian.
”Terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung perjuangan anak-anak hingga meraih prestasi ini,” tambahnya.
Lebih dari sekadar ajang kompetisi, ajang CPA 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran karakter bagi para pandu Athfal. Melalui dinamika perkemahan, para murid diuji untuk membangun kedisiplinan, rasa tanggung jawab, kemandirian, dan semangat kebersamaan yang kokoh.
Bagi MI Muga Bulubrangsi, keberhasilan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat pembinaan Hizbul Wathan secara berkelanjutan. Madrasah berharap tradisi juara ini dapat melahirkan generasi pandu yang tidak hanya terampil dan kompetitif, tetapi juga berakhlak mulia serta konsisten mengamalkan nilai-nilai kepanduan dalam kehidupan bermasyarakat.
Oleh: Fathan Faris Saputro





