
Surabaya, wartapoint — Upaya membentuk keberanian, kedisiplinan, dan sportivitas siswa tidak hanya terbatas di dalam ruang kelas. Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya menunjukkan komitmen tersebut melalui pengembangan potensi olahraga bela diri Wushu. Sebanyak delapan atlet cilik dari sekolah ini dikirim untuk berlaga dalam ajang bergengsi Kejuaraan Wushu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 di Kabupaten Jombang.
Rombongan atlet yang tergabung dalam Sasana Wushu Lima Naga Kreatif tersebut telah tiba di Jombang sejak Jumat (30/10/2026). Sebelum pertandingan resmi dimulai pada Sabtu dan Ahad, para atlet memanfaatkan waktu sehari penuh untuk melakukan uji coba lapangan guna mengenali arena sekaligus beradaptasi dengan atmosfer tempat pertandingan.
Humas Sekolah Kreatif Baratajaya, Agus Mulyadi, M.Pd., menjelaskan bahwa keikutsertaan para siswa dalam kejuaraan ini merupakan bagian integral dari proses pembinaan olahraga yang dirancang sekolah bekerja sama dengan Sasana Wushu Lima Naga Kreatif.
“Delapan atlet Wushu Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya sejak Jumat telah datang di Jombang. Agendanya adalah uji coba lapangan sebagai langkah adaptasi atlet pada venue yang akan digunakan untuk pertandingan Sabtu dan Ahad,” jelas Agus.
Menurutnya, kesempatan turun di kompetisi tingkat nasional ini menjadi pengalaman berharga bagi para siswa. Di luar aspek teknis, mereka juga belajar mengelola mental dan mempersiapkan diri menghadapi tekanan kompetisi nyata. Langkah para atlet muda ini pun telah mengantongi rekomendasi resmi dari pihak sekolah, serta dukungan penuh berupa doa dari para guru.
“Setelah mendapatkan surat rekomendasi dari sekolah dan restu serta doa dari seluruh ustadz dan ustadzah, para atlet memantapkan langkahnya menuju kejuaraan Wushu kali ini,” ungkapnya.
Pembinaan intensif para atlet ini berada di bawah koordinasi Ustadz Taufiq, S.Sos.I., selaku pembina Sasana Wushu Lima Naga Kreatif. Menariknya, keikutsertaan kali ini bukan yang pertama bagi mereka. Beberapa pekan sebelumnya, para atlet cilik ini juga sukses menyelesaikan kompetisi dalam ajang Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Wushu di Kota Kediri.
Adapun delapan siswa yang dipercaya mewakili sekolah terdiri atas wajah-wajah potensial dari berbagai jenjang kelas. Dari kelas II terdapat Adeeva Afseen Myesha Darmanto, Adzkia Mecca Kusuma Prabowo, dan Alyshadreena Shaquinna Fahira. Sementara itu, Quinzafira Ariella Puspita Bening mewakili siswa kelas IV. Empat atlet lainnya merupakan siswa kelas VI, yakni Violina Sakhiyya, Falisha Naifah, Gelsey Azalea Gandi, dan Shalahudin Maliki Shinohara Wardhana.
Dukungan moral turut mengalir dari Kepala SD Muhammadiyah 16 Surabaya, Ely Rodlifah. Di sela-sela kegiatan silaturahmi internal di Malang, ia menyampaikan pesan penyemangat bagi para atlet yang sedang berjuang di gelanggang.
“Semoga para atlet Sekolah Kreatif SD Muhammadiyah 16 Surabaya diberikan kesehatan, kekuatan, dan semangat untuk melakukan yang terbaik saat kejuaraan,” tutur Ely.
Kejuaraan Wushu Piala Gubernur Jawa Timur 2026 sendiri diselenggarakan di GOR ABI SAAD, yang berada di kompleks UNIPDU Jombang. Kompetisi berskala nasional ini diikuti oleh puluhan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, mulai dari perwakilan Nusa Tenggara Timur hingga berbagai kabupaten/kota di Jawa Timur.
Melalui pengalaman bertanding di level yang kompetitif ini, pihak sekolah berharap para siswa dapat terus berkembang secara optimal—tidak hanya dari segi prestasi olahraga, tetapi juga dalam pembentukan karakter tangguh, pemberani, disiplin, dan menjunjung tinggi sportivitas di luar kelas.
Penulis: Ahmad Mahmudi





