
Wonogiri, wartapoint – Komitmen dalam mendorong kemandirian ekonomi masyarakat terus diperkuat di wilayah Kelurahan Wonoboyo, Kecamatan Wonogiri. Pembangunan gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDKMP) kini menunjukkan perkembangan signifikan berkat gotong royong intensif antara warga dan pendampingan dari TNI.
Pada Sabtu (28/3/2026), proses pembangunan memasuki tahap krusial, yakni plesteran dinding bata. Sejak pagi hari, suasana produktif terlihat di lokasi proyek seiring dengan cuaca cerah yang mendukung kelancaran pekerjaan fisik.
Pendampingan Aktif di Lapangan
Babinsa Koramil 01/Wonogiri, Koptu Budi, yang bertugas di Kelurahan Wonoboyo, tampak hadir langsung di tengah-tengah pekerja. Kehadiran Babinsa ini bukan sekadar memonitoring, tetapi juga memberikan motivasi moril bagi warga yang sedang bekerja bakti.
”Pembangunan ini adalah untuk kepentingan kita bersama. Oleh karena itu, dukungan dari semua pihak sangat diperlukan. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong ini, kita optimis hasilnya akan maksimal dan berkualitas,” ujar Koptu Budi di sela kegiatannya memantau progres dinding bangunan.
Dukungan Penuh TNI untuk Kesejahteraan Warga
Secara terpisah, Danramil 01/Wonogiri, Kapten Inf Suraji, menegaskan bahwa jajaran TNI melalui Babinsa akan selalu berdiri di depan dalam mendukung program pembangunan di wilayah binaan. Menurutnya, keberadaan KDKMP memiliki nilai strategis bagi penguatan ekonomi akar rumput.
“Kami siap mendampingi masyarakat dalam setiap kegiatan yang berdampak positif. Fokus kami adalah bagaimana kehadiran TNI dapat membantu mempercepat peningkatan kesejahteraan dan roda perekonomian warga di Wonoboyo,” tegas Kapten Inf Suraji.
Progres Mencapai 40 Persen
Hingga saat ini, progres pembangunan fisik gedung KDKMP dilaporkan telah mencapai angka 40 persen. Jika konsistensi kerja dan sinergi antara warga serta TNI terus terjaga, pembangunan diprediksi akan rampung sesuai target.
Nantinya, gedung ini diproyeksikan menjadi pusat kegiatan ekonomi warga Kelurahan Wonoboyo. Kehadiran koperasi ini diharapkan mampu menjadi motor penggerak usaha mikro dan menengah (UMKM) lokal serta memperkuat ketahanan ekonomi desa secara mandiri. (Agus)





