Sragen, wartapoint – Di saat sebagian besar masyarakat menikmati waktu santai dan momen libur bersama keluarga, pemandangan berbeda tersaji di lokasi TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Reguler ke-128 Kodim 0725/Sragen. Para prajurit yang tergabung dalam Satgas TMMD tetap memeras keringat di Desa Puro, Kecamatan Karangmalang, demi memastikan pembangunan selesai tepat waktu, Senin (11/5/2026).
Kejar Target demi Kesejahteraan Rakyat
Tanpa mengenal kata libur, anggota Satgas terus melanjutkan berbagai sasaran fisik, mulai dari pengecoran jalan hingga renovasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH). Semangat ini bukan sekadar mengejar tenggat waktu, melainkan bentuk tanggung jawab moral untuk segera memberikan fasilitas yang layak bagi warga desa.
Di tengah hiruk-pikuk pekerjaan, sosok Serda Dwi Nur Mawoko, Babinsa Desa Puro, tampak sigap mengawal jalannya kegiatan. Ia terlihat hilir mudik memastikan distribusi material bangunan berjalan lancar serta menjaga koordinasi yang solid antara personel Satgas dan warga setempat.
”Setiap keringat yang jatuh hari ini adalah investasi untuk kenyamanan warga Desa Puro di masa depan. Jalan yang layak dan rumah yang nyaman bukan lagi sekadar impian,” ujar salah satu anggota Satgas di lokasi.
Lebih dari Sekadar Pembangunan Fisik
Kehadiran TMMD di Desa Puro nyatanya memberikan dampak psikologis yang mendalam bagi masyarakat. Warga melihat langsung bagaimana para prajurit TNI rela mengesampingkan waktu istirahat mereka demi pembangunan desa.
Keteladanan yang ditunjukkan oleh Serda Dwi Nur Mawoko dan rekan-rekan Satgas lainnya menjadi bukti nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Sebagai Babinsa, Serda Dwi tidak hanya bertindak sebagai pengawas, tetapi juga sebagai:
- Pendengar: Menyerap aspirasi dan keluh kesah warga.
- Penggerak: Memotivasi gotong royong masyarakat.
- Solusi: Membantu kendala teknis di lapangan secara langsung.
Wujud Nyata Kemanunggalan TNI
TMMD Reguler ke-128 ini membuktikan bahwa pengabdian TNI tidak memiliki batasan waktu. Keikhlasan para prajurit dalam bekerja di hari libur menjadi cerminan bahwa kepentingan rakyat adalah prioritas utama.
Harapan besar kini tertumpu pada selesainya seluruh program tepat waktu. Dengan kerja keras tanpa jeda ini, diharapkan akses ekonomi desa meningkat melalui jalan yang baru, dan taraf hidup warga menjadi lebih baik melalui hunian yang lebih sehat dan layak.
Dari Desa Puro, kita belajar bahwa TNI hadir bukan hanya untuk menjaga kedaulatan negara, tetapi juga untuk hidup, bekerja, dan berjuang bahu-membahu bersama rakyat. (Agus)





