
Surabaya, wartapoint – Budaya literasi tidak selamanya berkutat pada aktivitas membaca buku di perpustakaan. SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading (Alazka) Surabaya membuktikannya dengan mendorong para siswa terjun ke dunia penelitian ilmiah. Melalui ajang “Alazka Young Researchers Festival”, sebanyak 25 tim siswa kelas 9 mempresentasikan karya orisinal mereka di pusat perbelanjaan BG Junction, Surabaya, Kamis (14/5/2026).
Langkah sekolah membawa hasil riset siswa ke ruang publik ini bertujuan untuk melatih mental sekaligus menunjukkan bahwa nalar kritis telah dipupuk sejak dini. Berbagai inovasi dipamerkan, mulai dari pemanfaatan panel surya, teknologi sensor banjir, hingga rekayasa pangan fungsional.
Melampaui Ekspektasi
Kepala SMP Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya, Zahrotul Mufidah, menyatakan kebanggaannya atas dedikasi para siswa. Menurutnya, penelitian ini bukan sekadar tugas akhir, melainkan proses panjang yang menguji ketangguhan mental siswa.
”Saya tahu proses yang dilakukan tidak selalu mulus. Terkadang ada kegagalan di tengah jalan. Namun, semangat pantang menyerah dan bimbingan guru yang intensif terbukti mampu membuahkan hasil yang membanggakan,” ujar Zahrotul.
Kualitas riset para siswa ini pun mendapat pengakuan dari akademisi. Dr. Dewi Dwirianti, S.T., M.Eng., dosen Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) yang hadir sebagai juri, mengaku terkejut dengan standar kualitas yang ditunjukkan para siswa setingkat SMP.
”Ini bukan lagi sekadar penelitian siswa SMP, tapi sudah mendekati level mahasiswa. Mulai dari materi yang disajikan, struktur penulisan, kualitas visual presentasi, hingga cara mereka mempertahankan argumen sungguh luar biasa,” puji Dewi.
Menyiapkan Pemimpin Masa Depan
Senada dengan Dewi, penguji kedua yang juga Head of Alazka Training Center, Drs. Najib Sulhan, MA., menekankan pentingnya karakter “pembeda” bagi para siswa. Ia melihat potensi besar para peneliti muda ini untuk menjadi pemimpin di masa depan.
”Hari ini saya melihat peneliti muda Alazka merangkai karya. Esok saat di SMA, mereka akan menjadi pemenang dan pembeda. Pengalaman riset ini adalah modal utama menjadi pemimpin hebat suatu saat nanti,” tutur Najib yang juga dikenal sebagai penulis produktif tersebut.
Daftar Peraih Penghargaan “Alazka Young Researchers Festival” 2026
Sebagai bentuk apresiasi, sekolah memberikan penghargaan untuk enam kategori terbaik berdasarkan kriteria inovasi, metodologi, dan dampak sosial:
| Kategori | Nama Peneliti | Judul Penelitian |
|---|---|---|
| Best Research Award | Pratama Dandi Pangestu & Rizky Bahtiar Rahman | Analisis Perbandingan Efisiensi Pengisian Daya Powerbank Panel Surya vs Konvensional. |
| Most Innovative Idea | M. Habibullah Fauzi & Khaizuran Karim | Inovasi Pembuatan Es Krim Wortel sebagai Alternatif Makanan Sehat Kaya Vitamin A. |
| Best Data & Analysis | M. Agha Zaki & Cleon Ivander Putera | Kombinasi Serai dan Lavender dalam Lilin Aromaterapi untuk Relaksasi Siswa. |
| Most Impactful Research | Nailah Azza Atsila & Azkiya Callysta Rupito | Design of an Ultrasonic Sensor-Based Water Level Detection System for Smart Flood Barrier. |
| Best Presentation | Rahmad Akbar & Rico Wander Jethro Diendra | Ekstrak Minyak Atsiri (Cananga Odorata) sebagai Aromaterapi Pereda Stres Remaja. |
| Best Scientific Writing | Danendrabhamakerti & M. Faiz Alvaro | Efektivitas Campuran Serbuk Cangkang Telur dan Arang Aktif sebagai Penjernih Air. |
Ajang ini membuktikan bahwa SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading Surabaya berhasil mengintegrasikan kurikulum akademik dengan pengembangan karakter berbasis riset, sekaligus menyiapkan generasi emas yang tidak hanya cerdas secara teori, tetapi juga solutif terhadap permasalahan di sekitar mereka. (yupan)





