Mengusung Tema “Ranting Tumbuh Cabang Tangguh”, PCA Sawahan Kukuhkan Ranting Pakis dan Tim TPJTA

Must read

- Advertisement -

Surabaya, wartapoint – Pimpinan Cabang ‘Aisyiyah (PCA) Sawahan menutup akhir bulan Dzulqaidah dengan menggelar momentum penting bagi penguatan dakwah organisasi. PCA Sawahan secara resmi mengukuhkan Ranting ‘Aisyiyah Pakis yang baru terbentuk, sekaligus mengukuhkan Tim Perawatan Jenazah dan Takziah ‘Aisyiyah (TPJTA) Cabang Sawahan.

​Acara pengukuhan yang mengusung tema “Ranting Tumbuh Cabang Tangguh” ini berlangsung di Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Pakis, Surabaya, pada Ahad pagi (17/5/2026). Agenda tersebut dihadiri oleh sekitar seratus jemaah dan kader ‘Aisyiyah Cabang Sawahan.

​Proses Panjang yang Berbuah Manis

​Pembentukan Ranting ‘Aisyiyah Pakis bukanlah proses yang instan. Langkah pendekatan dan rintisan sejatinya telah dimulai sejak periode kepengurusan sebelumnya. Namun, ikhtiar panjang tersebut baru berhasil diwujudkan pada periode ini, yang ditandai dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) resmi dari Pimpinan Daerah ‘Aisyiyah (PDA) Kota Surabaya pada April 2026 lalu.

​Ketua Cabang ‘Aisyiyah Sawahan, Hj. Soelikah, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam sekaligus ucapan selamat bergabung kepada jajaran pengurus yang baru dilantik.

​”Selamat bergabung dalam barisan dakwah ‘Aisyiyah kepada Ibu Sri Rejeki Pamularsih sebagai ketua beserta seluruh pengurus ranting yang baru,” ujar Hj. Soelikah.

​Ia juga menaruh harapan besar agar kehadiran Ranting ‘Aisyiyah Pakis mampu menjadi motor penggerak baru di masyarakat. “Kami berharap, di masa yang akan datang, Ranting ‘Aisyiyah Pakis dapat memperluas syiar dan memberikan kemaslahatan nyata bagi warga di sekitarnya,” tuturnya.

​Dakwah yang Memberi Manfaat

​Selain prosesi pengukuhan, acara ini juga diisi dengan pembekalan motivasi yang menghadirkan Muhammad Djemadi sebagai pembicara. Dalam paparannya, Djemadi menekankan esensi gerakan organisasi yang harus berakar pada nilai-nilai kemanusiaan.

​Ia menukil sebuah hadis nabi yang populer, ‘Khairunnas, anfauhum linnas’, yang berarti sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain.

​Menurut Djemadi, kutipan tersebut menjadi pengingat penting bagi para pengurus baru dan tim TPJTA yang baru dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa inti dari dakwah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah adalah konsistensi dalam mengutamakan dan menyebarkan kebaikan di tengah-tengah masyarakat.

​Dengan terbentuknya Ranting Pakis dan tim TPJTA, PCA Sawahan diharapkan semakin tangguh dalam menjalankan program-program sosial, keagamaan, dan pemberdayaan perempuan di kawasan Surabaya dan sekitarnya. (Wiwid)

- Advertisement -spot_img

More articles

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

- Advertisement -spot_img

Latest article